Asbabun Nuzul Surah Al-Jinn

15 Jan

asbabun nuzul surah alqur’an

1. Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya Kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,
(Al-Jinn: 1)

Diriwayatkan oleh al-Bukhori, at-Tirmidzi, dll yang bersumber dari dari Ibnu ‘Abbas bahwa Rasulullah saw tidak pernah membaca al-Qur’an kepada Jid, dan tidak pernah melihat mereka. Ketika Rasulullah saw bersama rombongan shahabatnya menuju pasar ‘Ukazh, sesampainya di Tuhamah, beliau dan rombongan berhenti untuk sholat fajar (shubuh). Hal ini menyebabkan berita-berita di langit yang biasa dicuri setan-setan, terhalang. Bahkan setan-setan itu mendapatkan lemparan bintang-bintang sehingga terpaksa pulang kepada kaumnya. Setibanya di tempat kaumnya, setan-setan itu ditanya: “Apa yang terjadi hingga kalian kembali ?” Mereka menjawab: “Kami terhalang untuk mendapatkan berita langit, bahkan kami dikejar bintang-bintang” Kaumnya berkata: “Tak mungkin terhalang antara kita dan berita langit. Tentu ada penyebabnya. Menyebarlah kalian ke timur dan ke barat, dan carilah sebab penghalangnya.” Merekapun menyebar ke timur dan ke barat mencari sebab penghalang tersebut, sehingga sampailah sebagian mereka ke Tuhamah, tempat Rasulullah saw berhenti untuk menunaikan sholat shubuh. Mereka mendengar bacaan Rasulullah serta memperhatikannya, kemudian berkata: “Demi Allah, inilah yang menghalangi kita dengan berita dari langit.” Merekapun pulang ke kaumnya dan menyampaikan kejadian itu. Mereka mengagumi al-Qur’an yang membawa mereka ke jalan Petunjuk Allah, sehingga mereka pun beriman. Maka turunlah ayat ini (Al-Jinn: 1) sebagai pemberitahuan kepada Nabi saw. Agar kejadian tersebut diberitahukan pula kepada umatnya.

Diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi di dalam Kitab Shafwatush Shafwah dengan sanad yang bersumber dari Sahl bin ‘Abdillah bahwa ketika Sahl bin ‘Abdillah berada di bekas negeri ‘Ad, terlihat olehnya sebuah kota yang di tengahnya terdapat sebuah gedung batu berukir yang dihuni jin. Iapun masuk ke dalam gedung itu. Ternyata di dalamnya terdapat seorang kakek-kakek yang tinggi besar sedang sholat menghadap kiblat. Kakek-kakek tersebut memakai jubah yang terbuat dari wol yang sangat indah. Sahl mengagumi bentuk tubuh si kakek yang tinggi besar itu, lebih-lebih keindahan jubahnya. Kemudian Sahl member salam kepadanya. Si kakek menjawab salamnya dan berkata: “Hai Sahl. Sesungguhnya badan itu tidak merusak pakaian, akan tetapi yang merusak pakaian adalah bau dosa dan makanan yang haram. Jubah yang kupakai ini berumur tujuh ratus tahun. Dalam jangka waktu itu aku bertemu dengan Isa a.s. dan Muhammad saw. Aku beriman pada keduanya.” Sahl berkata: “Siapakah tuan ?” Kakek itu menjawab : “Aku termasuk di antara yang tersebut dalam ayat, qul uuhiya ilayya annahustama’a nafarum minal jinn.. Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya Kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,
(Al-Jinn: 1)”

6. dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan* kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (Al-Jinn: 6)

Diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir, Ibnu Abi Hatim dan Abusy Syaikh di dalam Kitab al-‘Azhamah yang bersumber dari Kardam bin Abis Sa-ib al-Anshari bahwa Kardam bin Abis Sa-ib al Anshari berangkat dengan bapaknya ke Madinah untuk suatu keperluan. Pada waktu itu Rasulullah saw baru dikenal orang sebagai Rasul. Di perjalanan mereka menginap di rumah seorang penggembala kambing. Pada tengah malam seekor serigala membawa lari seekor anak kambing. Maka keluarlah penggembala itu sambil berteriak: “Hai penjaga lembah (maksudnya jin), tetanggamu!” Terdengarlah suara yang memanggil (tanpa terlihat sosoknya): “Hai Sirhan (memanggil srigala itu)!” Maka kembalilah anak kambing itu mengembik ketakutan dan masuk ke tempat asalnya. Sehubungan dengan peristiwa itu, Allah menurunkan ayat ini (Al-Jinn: 6) kepada RasulNya di Mekah, yang memberitahukan bahwa orang-orang yang meminta perlindungan kepada jin.

Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad yang bersumber dari Abu Raja’ al-‘Atharidi, seorang bani Tamim bahwa ketika Rasulullah saw diutus sebagai Rasul, Abu Raja’ al-Atharidi bekerja sebagai penggembala untuk membiayai kehidupan keluarganya. Ia melarikan diri bersama keluarganya, dan sampai di suatu dataran yang luas. Pada malam hari pun mereka menetap di sana tanpa tempat berlindung. Berkatalah yang tertua diantara mereka: “Kami berlindung kepada yang perkasa di lembah ini dari golongan jin pada malam ini.”

* Ada di antara orang-orang Arab bila mereka melintasi tempat yang sunyi, Maka mereka minta perlindungan kepada jin yang mereka anggap Kuasa di tempat itu.

16. dan bahwasanya: Jikalau mereka tetap berjalan Lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak).
(Al-Jinn: 16)

18. dan Sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.
(Al-Jinn: 18)

22. Katakanlah: “Sesungguhnya aku sekali-kali tiada seorangpun dapat melindungiku dari (azab) Allah dan sekali-kali aku tiada akan memperoleh tempat berlindung selain daripada-Nya”.

Sumber: Asbabunnuzul, KHQ. Shaleh dkk.

Iklan

2 Tanggapan to “Asbabun Nuzul Surah Al-Jinn”

  1. alkwarizme 21 November 2014 pada 18.08 #

    assalam ukhti, ana izin kopas ya, blognya bermanfaat sekali semoga berkah.

    • untungsugiyarto 22 November 2014 pada 10.51 #

      Wa’alaikumus salaam wr.wb.
      Silakan copas sebanyak-banyaknya untuk kepentingan dakwah dan kebaikan. Aamiin semoga berkah…dan terima kasih atas kunjungannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: