Asbabun Nuzul Surah Al-Ahzab (3)

17 Jan

asbabun nuzul surah alqur’an

28. Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu: “Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, Maka Marilah supaya kuberikan kepadamu mut’ah* dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik.
29. dan jika kamu sekalian menghendaki (keredhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, Maka Sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar.
(al-Ahzab: 28-29)

* Mut’ah Yaitu: suatu pemberian yang diberikan kepada perempuan yang telah diceraikan menurut kesanggupan suami.

Diriwayatkan oleh Muslim, Ahmad, dan an-Nasa-I, dari Abuz Zubair, yang bersumber dari Jabir bahwa Abu Bakr meminta izin untuk berbicara kepada Rasulullah saw. akan tetapi beliau tidak mengizinkannya. Demikian juga ‘Umar, tidak diizinkan oleh beliau. Namun tidak lama kemudian, keduanya diizinkan masuk di saat Rasulullah saw. duduk terdiam dikelilingi istri-istrinya (yang menuntut nafkah dan perhiasan).’Umar bermaksud menggoda Rasulullah agar tertawa dengan berkata: “Ya Rasulullah, sekiranya putrid Zaid (istri ‘Umar) minta belanja, akan kupenggal lehernya.” Maka tertawa lebarlah Rasulullah saw. dan bersabda: “Mereka yang ada di sekelilingku ini meminta nafkah kepadaku.” Maka berdirilah Abu Bakr menghampiri ‘Aisyah untuk memukulnya, demikian pula ‘Umar menghampiri Hafshah sambil (keduanya) berkata: “Kalian meminta sesuatu yang tidak ada pada Rasulullah?” Maka Allah menurunkan ayat ini (al-Ahzab: 28) sebagai petunjuk kepada Rasulullah saw. agar istri-istrinya menentukan sikap (memilih Rasul atau harta benda). Beliau memulai bertanya kepada ‘Aisyah tentang pilihannya dan menyuruhnya bermusyawarah lebih dahulu dengan ibu-bapaknya. ‘Aisyah menjawab: “Apa yang mesti kupilih?” Rasulullah saw. membacakan ayat ini (al-Ahzab: 28-29). Dan ‘Aisyah menjawab: “Apakah soal yang berhubungan dengan tuan mesti kumusyawarahkan dulu dengan ibu bapakku? Padahal aku sudah menetapkan pilihan, yaitu aku memilih Allah dan Rasul-Nya.”

35. Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin*, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.
(al-Ahzab: 35)

* Yang dimaksud dengan Muslim di sini ialah orang-orang yang mengikuti perintah dan larangan pada lahirnya, sedang yang dimaksud dengan orang-orang mukmin di sini ialah orang yang membenarkan apa yang harus dibenarkan dengan hatinya.

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi –menurutnya hadits ini hasan- dari Ikrimah yang bersumber dari Ummu ‘Imarah al-Anshari, bahwa Ummu ‘Imarah al-Anshari (seorang Muslimat) menghadap Rasulullah saw. dan berkata: “Selalu kulihat segala sesuatu yang ada ini hanya untuk laki-laki saja, sedang wanita tidak pernah disebut-sebut.” Maka turunlah ayat ini (al-Ahzab: 35) sebagai penegasan bahwa segala sesuatu yang dijanjikan oleh Allah itu untuk laki-laki dan wanita yang Mukmin dan Muslim.

Diriwayatkan ole hath-Thabarani dengan sanad yang dianggap memadai, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Riwayat yang semakna telah diterangkan dalam hadits yang bersumber dari Ummu Salamah pada surah Ali-Imran ayat 195, bahwa para wanita berkata: “Ya Rasulullah. Mengapa yang disebut-sebut itu hanya Mukminin saja, sedangkan Mukminat tidak disebut-sebut?” Maka turunlah ayat ini (al-Ahzab: 35) yang menegaskan bahwa sebenarnya ampunan dan pahala yang besar itu disediakan bagi laki-laki ataupun wanita.

Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’d yang bersumber dari Qatadah bahwa ketika istri-istri Rasulullah saw. disebut dalam al-Qur’an, berkatalah wanita-wanita: “Jika disediakan kebaikan bagi kita (kaum wanita), tentu akan disebut di dalam al-Qur’an.” Ayat ini (al-Ahzab: 35) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut.

36. dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.
(al-Ahzab: 36)

Diriwayatkan oleh ath-Thabarani dengan sanad yang shahih, yang bersumber dari Qatadah bahwa Nabi saw. melamar Zainab untuk Zaid (anak angkat beliau), tetapi Zainab mengira bahwa Rasulullah melamar untuk dirinya sendiri. Ketika Zainab tau bahwa Rasulullah melamar untuk Zaid, ia menolaknya. Ayat ini (al-Ahzab: 36) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang melarang kaum Mukminin menolak ketetapan Rasulnya. Setelah turun ayat tersebut Zainab pun menerima lamaran itu.

Diriwayatkan oleh oleh Ibnu Jarir dari ‘Ikrimah yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir dari al-‘Aufi yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa Nabi saw. melamar Zainab binti Jahsy untuk Zaid bin Haritsah, akan tetapi Zainab menolaknya dan berkata dengan sombong: “Keturunanku lebih mulia daripadanya.” Ayat ini (al-Ahzab: 36) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, sebagai perintah untuk menerima ketetapan Allah dan Rasul-Nya.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Zaid bahwa ayat ini (al-Ahzab: 36) turun berkenaan dengan Ummu Kaltsum binti ‘Uqbah bin Abi Mu’aith, seorang wanita pertama yang hijrah ke Madinah, yang menyerahkan dirinya ke Rasulullah saw. untuk dinikah. Nabi saw akan menikahkannya dengan Zaid bin Haritsah, akan tetapi Ummu Kaltsum dan saudara-saudaranya tidak menyukainya. Mereka berkata: “Kami menyerahkan diri kepada Rasulullah saw. tapi mengapa justru dinikahkan kepada hambanya.”

Sumber: Asbabun Nuzul, KHQ Shaleh dkk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: