Asbabun Nuzul Surah Al-Mu’min

17 Jan

asbabun nuzul surah alqur’an

4. Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu.
(Al-Mu’min: 4)

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari as-Suddi yang bersumber dari Abu Malik bahwa firman Allah; maa yujaadilu fii aayaatillaahi illal ladziina kafaruu.. (tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir…) (Al-Mu’min: 4) turun berkenaan dengan al-Harits bin Qais as-Sahmi (yang membantah ayat-ayat Allah).

56. Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka* tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, Maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya dia Maha mendengar lagi Maha Melihat.
57. Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui.
(al-Mu’min: 56-57)

* maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Abul ‘Aliyah bahwa kaum Yahudi menghadap Rasulullah saw. seraya mempersoalkan dajal, dengan berkata: “Apakah mungkin di antara kita nanti di akhir zaman mengagumi dajal dengan ajarannya dan mengagung-agungkan perbuatannya?”
Ayat al-Mu’min ayat 56 turun sebagai keterangan bahwa persoalan yang mereka kemukakan hanya menunjukkan kebodohan dan kesombongan mereka, serta memerintahkan kepada Nabi saw. untuk berlindung kepada Allah dari fitnah dajal.
Menurut rawi tersebut, arti…. Akbaru min khalqin naas…(al-Muk’min: 57) ialah “…lebih besar daripada menciptakan dajal….)

66. Katakanlah (Ya Muhammad): “Sesungguhnya Aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan Aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.
(al-Mu’min: 66)

Diriwayatkan oleh Juwaibir yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa al-Walid bin al-Mughirah dan Syaibah bin Rabi’ah berkata: “Hai Muhammad. Urungkanlah ajakanmu dan peganglah agama nenek moyangmu.” Maka turunlah ayat ini (al-Mu’min: 66) yang melarang menyembah selain kepada Allah swt.

Sumber: Asbabun Nuzul, KHQ Shaleh dkk

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 148 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: