Asbabun Nuzul Surah Al-Ahzab (7)

18 Jan

asbabun nuzul surah alqur’an

57. “Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya*. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.

* Menyakiti Allah dan rasul-rasulNya, yaitu melakukan perbuatan- perbuatan yang tidak di ridhai Allah dan tidak dibenarkan Rasul- nya; seperti kufur, mendustakan kenabian dan sebagainya.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari al-‘Aufi yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ayat ini (al-Ahzab: 57) turun sebagai ancaman kepada orang-orang yang menyakiti dan mencela Nabi saw. ketika beliau menikahi Shafiyyah binti Huyay.

Diriwayatkan oleh Juwaibir dari adl-Dlahhak yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa turunnya ayat ini (al-Ahzab: 57) berkenaan dengan ‘Abdullah bin Ubay bin Salul dan para pengikutnya ketika memfitnah ‘Aisyah. Rasulullah saw. berkhotbah dan bersabda: “Siapa diantara orang-orang yang menyakitiku dengan jalan mencela aku dan mengumpulkan mereka (yang menyakitiku) di rumahnya?” Ayat ini (al-Ahzab: 57) turun sebagai ancaman terhadap perbuatan mereka.

59. “Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya* ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(al-Ahzab: 59)

*Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.

Diriwayatkan oleh al-Bukhari yang bersumber dari ‘Aisyah bahwa setelah turun ayat hijab, Siti Saudah (istri Rasulullah) keluar rumah untuk sesuatu keperluan. Ia seorang wanita yang badannya tinggi besar sehingga mudah dikenali orang. Pada waktu itu ‘Umar melihatnya seraya berkata: “Hai Saudah. Demi Allah, bagaimanapun kami akan dapat mengenalimu. Karenanya cobalah pikir, mengapa engkau keluar?” Dengan tergesa-gesa Saudah pun pulang, sementara itu Rasulullah berada di rumah ‘Aisyah sedang memegang tulang (saat beliau makan). Ketika masuk Saudah berkata: “Ya Rasulullah, aku keluar untuk suatu keperluan dan ‘Umar menegurku (karena ia masih mengenaliku).” Karena peristiwa itulah turun ayat ini (al-Ahzab: 59) kepada Rasulullah saw pada saat tulang itu masih di tangan beliau. Maka bersabdalah Rasulullah: “Sesungguhnya Allah telah mengizinkan engkau keluar rumah untuk suatu keperluan.”

Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’d di dalam kitab ath-Thabaqaat, yang bersumber dari Abu Malik. Diriwayatkan pula leh Ibnu Sa’d yang bersumber dari al-Hasan dan Muhammad bin Ka’b al-Qurazhi, bahwa istri-istri Rasulullah pernah keluar malam untuk buang hazat (buang air). Pada waktu itu kaum munafikin mengganggu dan menyakiti mereka. Hal ini diadukan kepada Rasulullah saw., sehingga beliau pun menegur kaum munafikin. Mereka menjawab: “Kami hanya mengganggu hamba sahaya.” Turunnya ayat ini (al-Ahzab: 59) sebagai perintah untuk berpakaian tertutup agar berbeda dari hamba sahaya.

Sumber: Asbabun Nuzul, KHQ Shaleh dkk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: