Asbabun Nuzul Surah Asy-Syu’araa

20 Jan

asbabun nuzul surah alqur’an

205. “Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun,
206. Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,
207. Niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.”
(Asy-Syu’araa: 205-207)

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang besumber dari Abu Jahdlam bahwa pada suatu hari Nabi saw. tampak gelisah. Para sahabat menanyakan kepada beliau perihal kegelisahan itu. Beliau menjawab: “Mengapa tidak? Sementara aku mengetahui bahwa musuhku sesudah aku mati adalah umatku sendiri.” Berkenaan dengan peristiwa tersebut maka turunlah ayat ini (Asy-Syu’araa: 205-207) yang menegaskan bahwa walaupun mereka itu (musuh-musuh Islam) diberikan kenikmatan hidup bertahun-tahun, kenikmatan itu tidak berguna bagi mereka. Dengan turunnya ayat tersebut, terobatilah hati beliau.

214.”Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,
215. Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, Yaitu orang-orang yang beriman.”
(Asy-Syu’araa: 214-215)

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Juraij bahwa ketika turun ayat, wa andzir ‘asyiiratakal aqrabiin (dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat) (Asy-Syu’araa: 214), Rasulullah saw. memulai dakwahnya kepada keluarga serumahnya, kemudian kepada keluarga terdekat. Hal ini menyinggung perasaan kaum Muslimin (merasa terabaikan), sehingga Allah menurunkan ayat selanjutnya (Asy-Syu’araa:215) sebagai perintah agar kaum Mukminin lainnya diperhatikan juga.

224.”Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
225. Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap- tiap lembah*,
226. Dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?
227. Kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.”
(Asy-Syu’araa: 224-227)

*Yang dimaksud dengan ayat ini ialah bahwa sebagian penyair-penyair itu suka mempermainkan kata-kata dan tidak mempunyai tujuan yang baik yang tertentu dan tidak punya pendirian.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim, dari al-‘Aufi, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari ‘Ikrimah, bahwa pada zaman Rasulullah saw. pernah ada dua orang laki-laki (ahli syair) dari gololngan Anshar dan golongan lainnya yang saling mengejek dengan syair. Masing-masing mempunyai pengikut orang-orang sesat dan bodoh. Ayat ini (Asy-Syu’araa: 224-226) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Urwah. Bahwa ketika turun ayat wasy syu’araa-u yattabi’uhul ghaawuun (dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat) sampai maa laa yaf’aluun.. (…apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan [nya]) (Asy-Syu’araa: 224-226), ‘Abdullah bin Rawahah berkata: “Allah benar-benar mengetahui bahwa salah seorang dari mereka itu adalah aku.” Maka Allah menurunkan ayat selanjutnya (Asy-Syu’araa: 227) yang mengecualikan ahli syair yang beriman kepada Allah.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan al-Hakim yang bersumber dari Abu Hasan al-Barrad bahwa ketika turun ayat, wasy syu’araa-u.. (dan penyair-penyair itu…) sampai akhir ayat (Asy-Syu’araa: 224-226), ‘Abdullah bin Rawahah, Ka’b bin Malik dan Hasan bin Tsabit menghadap Rasulullah saw. dan berkata: “Wahai Rasulullah. Demi Allah, Allah telah menurunkan ayat ini, dan mengetahui bahwa kami ini para penyair, karena itu pastilah kami celaka.” Maka Allah menurunkan ayat selanjutnya (Asy-Syu’araa: 227) sehingga Rasulullah memanggil mereka kembali dan membacakan ayat tersebut, yang mengecualikan mereka dari orang-orang yang celaka.

Sumber: Asbabun Nuzul, KHQ Shaleh dkk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: