Asbabun Nuzul Surah Al-Anbiyaa’

22 Jan

asbabun nuzul surah alqur’an

6. “Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman yang kami Telah membinasakannya sebeIum mereka; Maka apakah mereka akan beriman?”
(al-Anbiyaa’: 6)

*Maksudnya: umat-umat yang dahulu Telah meminta kepada rasul-rasulnya mukjizat dan Tuhan Telah mendatangkan mukjizat itu, tetapi mereka juga tidak beriman, lalu Tuhan menghancurkan mereka. orang musyrikin itupun kalau diberi mukjizat yang mereka minta itu, mereka juga tidak akan beriman, Karena mereka lebih keras kepala lagi dari umat-umat yang dahulu itu.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Qatadah bahwa penduduk Mekah berkata kepada Nabi saw.: “Sekiranya apa yang enkau katakan itu benar dan engkau menghendaki agar kami beriman kepadamu, coba jadikan gunung Shafa ini emas.” Datanglah Jibril dan berkata: “Sekiranya engkau mau, pastilah aya yang dikehendaki oleh kaummu itu terwujud. Namun sekiranya mereka tidak beriman setelah dikabulkan permintaannya, mereka dengan serta merta akan disiksa tanpa diberi tempo lagi. Atau engkau sendiri menangguhkan dalam mengabulkan permintaan mereka dengan harapan agar mereka beriman.” Ayat ini (al-Anbiyaa’: 6) turun sebagai peringatan kepada Nabi saw. bahwa kaum-kaum sebelum mereka pernah meminta mukjizat, akan tetapi setelah dikabulkan, mereka tetap kufur.

34.“Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); Maka Jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal?”
(al-Anbiyaa’: 34)

Diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari Ibnu Juraij bahwa ketika Nabi saw. diberitahu hari wafatnya, beliau bersabda: “Ya Rabbi. Siapa yang akan membela umatku ini?” Turunlah ayat ini (al-Anbiyaa’: 34) yang menegaskan bahwa setiap makhluk tidak ada yang dapat hidup kekal di dunia.

36. “Dan apahila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka Hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (mereka mengatakan): “Apakah Ini orang yang mencela tuhan-tuhan-mu?”, padahal mereka adaIah orang-orang yang ingkar mengingat Allah yang Maha Pemurah.”
(al-Anbiyaa’: 36)

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari as-Suddi bahwa Nabi saw. lewat di depan Abu Jahl dan Abu Sufyan yang sedang bercakap-cakap. Ketika Abu Jahl melihat Nabi saw.,ia tertawa dan berkata kepada Abu Sufyan: “Inilah Nabi Bani ‘Abdi Manaf.” Marahlah Abu Sufyan dan berkata: “Apakah engkau akan memungkiri jika dari Bani ‘Abdi Manaf seorang Nabi?” Percakapan itu terdengar oleh Nabi saw.. Beliau berbalik kepada Abu Jahl dengan pandangan yang tajam sambil memberikan peringatan: “Aku tidak melihat engkau berhenti mengganggu, sehingga engkau mendapat siksa sebelum waktu seharusnya.” Ayat ini (al-Anbiyaa’: 36) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut.

98. “Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.”
(al-Anbiyaa’: 98)

101. “Bahwasanya orang-orang yang Telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari kami, mereka itu dijauhkan dari neraka,”
(al-Anbiyaa’: 101)

Diriwayatkan oleh al-Hakim yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ketika turun ayat, innakum wa maa ta’buduuna ming duunillaahi hashabu jahannama antum lahaa waariduun (sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah adalah umpan jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya) (al-Anbiyaa’: 98), bertanya Ibnuz Zuba’ra: “Apakah penyembah matahari, bulan, malaikat, dan penyembah ‘Uzair seluruhnya di dalam neraka beserta tuhan-tuhan kami?” Maka turunlah ayat, innal ladziina sabaqat lahum minnal husnaa…(bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari kami..) (al-Anbiyaa’: 101), sebagai penegasan bahwa orang-orang yang menepati ketetapan-ketetapan Allah akan dijauhkan dari api neraka. Dan turun pula ayat, wa lammaa dluribabnu maryama matsalaa.. (dan tatkala putra Maryam [‘Isa] dijadikan perumamaan…) (az-Zukhruf: 57-58).

Sumber: asbabun nuzul, KHQ Shaleh dkk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: