Asbabun Nuzul Surah Al-Mu’minuun

22 Jan

asbabun nuzul surah alqur’an

2.”(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya,”
(Al-Mu’minuun: 2)

Diriwayatkan oleh al-Hakim yang bersumber dari Abu Hurairah. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Marduwaih dengan lafal: “Rasulullah saw. pernah menoleh pada waktu shalat.” Diriwayatkan pula oleh Sa’id bin Manshur yang bersumber dari Ibnu Sirin, dengan lafal: “Rasulullah melirikkan matanya pada waktu shalat,” Hadits ini mursal. Bahwa apabila Rasulullah saw. shalat, beliau suka memandang ke langit. Maka turunlah ayat ini (Al-Mu’minuun: 2) sebagai petunjuk bagi orang yang shalat. Sejak itu beliau shalat dengan menundukkan kepala.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Sirin, hadits ini mursal. Bahwa apabila para shahabat shalat, mereka suka memandang ke langit. Maka turunlah ayat ini (Al-Mu’minuun: 2) sebagai petunjuk bagaimana seharusnya shalat.

12. “dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
13. kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
14. kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. kemudian Kami jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.”
(Al-Mu’minuun: 12-14)

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari ‘Umar bahwa pandangan ‘Umar sejalan dengan kehendak Allah dalam empat hal, antara lain mengenai turunnya ayat, wa laqod khalaqnal ingsaana min sulaalatim min thiin (dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati [berasal] dari tanah) (Al-Mu’minuun: 12) sampai …. khalqan…aakhar… (… makhluk yang [berbentuk] lain) (Al-Mu’minuun: 14). Pada waktu mendengar ayat tersebut, ‘Umar berkata: “Fa tabaarakallaahu ahsanul khaaliqiin (maha Suci Allah, pencipta yang yang paling baik).” Maka turunlah akhir ayat tersebut (Al-Mu’minuun: 14) yang sejalan dengan ucapan’Umar itu.

67.” dengan menyombongkan diri terhadap Al Quran itu dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya di waktu kamu bercakap-cakap di malam hari.”
(Al-Mu’minuun: 67)

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa’id bin Jubair bahwa kaum Quraisy duduk-duduk mengobrol dan begadang pada malam hari di sekeliling Ka’bah. Mereka tidak bertowaf, bahkan mereka bermegah-megah diri karena dapat menguasai baitullah itu. Ayat ini (Al-Mu’minuun: 67) turun berkenaan dengan orang-orang seperti itu.

76. “dan Sesungguhnya Kami telah pernah menimpakan azab kepada mereka*, Maka mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon (kepada-Nya) dengan merendahkan diri.”
(Al-Mu’minuun: 76)

*Yang dimaksud dengan azab tersebut antara lain kekalahan mereka pada peperangan Badar, yang dalam peperangan itu orang-orang yang terkemuka dari mereka banyak terbunuh atau ditawan, dan musim kering yang menimpa mereka, hingga mereka menderita kelaparan. (Lihat ayat 75).

Diriwayatkan oleh an-Nasaa-I dan al-Hakim, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa AbuSufyan datang pada Nabi saw. sambil berkata: “Hai Muhammad. Aku minta tolong dengan sangat atas nama Allah dan atas nama keluarga, karena kami sudah makan bulu dan darah. (kekurangan makanan).” Ayat ini (Al-Mu’minuun: 67) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut.

Diriwatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Ad-Dalaa-il bahwa ketika Ibnu Iyaz al-Hanafi dibawa kepada Nabi saw. sebagai tawanan, ia dibebaskan oleh Nabi saw dan terus masuk Islam. Kemudian pulang ke Yamamah melalui Mekah, sehingga orang-orang Quraisy kekurangan makanan serta makan bulu-buluan dan darah. Karena itu Abu Sufyan diutus kepada Nabi saw.. Ia berkata: “Bukankah engkau mengaku diutus menjadi rahmat bagi segenap alam?” Rasulullah mengiyakannya. Abu Sufyan berkata: “Engkau telah membunuh orang-orang tua dengan pedang dan anak-anaknya dengan kelaparan.” Ayat ini (Al-Mu’minuun: 76) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang menegaskan bahwa dengan azab dari Tuhan itu mereka tetap tidak masuk Islam.

Sumber: asbabun nuzul, KHQ Shaleh dkk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: