Asbabun Nuzul Surah Al-Israa’ (1)

25 Jan

asbabun nuzul surah alqur’an

15. “Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), Maka Sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat Maka Sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan kami tidak akan meng’azab sebelum kami mengutus seorang rasul.”
(al-Israa’: 15)

26. “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.”
(al-Israa’: 26)

28. “Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, Maka Katakanlah kepada mereka Ucapan yang pantas*”
(al-Israa’: 28)

*Maksudnya: apabila kamu tidak dapat melaksanakan perintah Allah seperti yang tersebut dalam ayat 26, Maka Katakanlah kepada mereka perkataan yang baik agar mereka tidak kecewa lantaran mereka belum mendapat bantuan dari kamu. dalam pada itu kamu berusaha untuk mendapat rezki (rahmat) dari Tuhanmu, sehingga kamu dapat memberikan kepada mereka hak-hak mereka.

29. “Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya** Karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.”
(al-Israa’: 29)

** Maksudnya: jangan kamu terlalu kikir, dan jangan pula terlalu Pemurah.

45. “Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup,”
(al-Israa’: 45)

Diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari Ibnu Syihab bahwa apabila Rasulullah saw. Membacakan Al-Qur’an kepada kaum musyrikin Quraisy dan mengajak mereka pada Al-Qur’an, mereka mempermainkan beliau dengan ucapan: “Hati kami tertutup untuk menerima ajakanmu, telinga kami tersumbat, dan antara kami dan kamu terdapat dinding pemisah.” Berkenaan dengan peristiwa tersebut, turun ayat ini (al-Israa’: 45) yang menegaskan bahwa kaum musyrikin yang seperti mereka akan tertutup hatinya dari petunjuk Allah.

56. Katakanlah: “Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan)* selain Allah, Maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya.”
(al-Israa’: 56)

*apa yang dikatakan mereka Tuhan itu ialah, berhala, malaikat, jin dan sebagainya.

Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan lain-lain, yang bersumber dari Ibnu Mas’ud bahwa ada segolongan manusia yang menyembah jin. Kemudian Jin itu memeluk agama Islam, namun sebagian orang itu masih menyembah jin. Maka Allah menurunkan ayat ini (al-Isra: 56) sebagai kecaman terhadap orang-orang yang menyembah sesuatu yang tidak berdaya menolong mereka.

Sumber: asbabun nuzul, KHQ Shaleh dkk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: