Asbabun Nuzul Surah Al-Anfaal (5)

28 Jan

asbabun nuzul surah al-qur’an

47. “Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya’ kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.”
(al-Anfaal: 47)

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Muhammad bin Ka’b al-Qurazhi, bahwa ketika kaum Quraisy keluar dari Mekah menuju Perang Badr, mereka berpakaian indah-indah dan dibarengi barisan musik. Maka Allah menurunkan ayat ini (al-Anfaal: 47) yang melarang kaum Muslimin berbuat seperti mereka: sombong dan ria’.

48. “Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: “Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan Sesungguhnya saya Ini adalah pelindungmu”. Maka tatkala kedua pasukan itu Telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, Sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; Sesungguhnya saya takut kepada Allah”. dan Allah sangat keras siksa-Nya.”
(al-Anfaal: 48)

49. “(ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: “mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya”. (Allah berfirman): “Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, Maka Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
(al-Anfaal: 49)

Diriwayatkan oleh ath-Thabarani di dalam kitab al-Ausath, dengan sanad yang lemah, yang bersumber dari Abu Hurairah, bahwa pada waktu di Mekah Allah menurunkan kepada Nabi-Nya ayat, sayuhzamul jam’u wa yuwalluunad dubur (golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang) (al-Qamar: 45), bertanyalah ‘Umar bin al-Kaththab: “Persekutuan yang mana, ya Rasulullah?” pertanyaan tersebut diajukan sebelum terjadi perang Badr. Pada waktu kaum Quraisy dihancurkan dalam perang Badr, ‘Umar melirik kepada Rasulullah sambil melihat, dengan pedang terhunus di tangan, kepada bekas-bekas pertempuran yang bergelimangan mayat. Bersabdalah Rasulullah saw.: “Ayat, sayuhzamul jam’u wa yuwalluunad dubur (golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang) (al-Qamar: 45) itu berkenaan dengan peristiwa ini.” Dalam peristiwa Badr itu turun pula surah al-Mu’minuun ayat 64 berkenaan dengan mereka yang merintih-rintih minta tolong karena mendapat azab dari Allah swt.; dan surat Ibrahim ayat 28 berkenaan dengan mereka yang menukarkan nikmat Allah dengan kekufuran.
Dalam perang Badr ini Rasulullah melempari mereka dengan batu dan pasir, sehingga musuh-musuh itu mati karena mata dan mulutnya penuh dengan pasir dan batu. Maka turunlah surat al-Anfaal ayat 17 yang menegaskan bahwa kematian mereka bukan karena lemparan Muhammad, tapi karena lemparan Allah. Dalam peristiwa Badr ini pula turun surah al-Anfaal ayat 48 yang menegaskan bahwa iblis membakar semangat kaum musyrikin, tapi kemudian berlepas diri karena ia melihat kaum Muslimin mendapat bantuan pasukan malaikat yang tidak terlihat oleh kaum musyrikin. Dalam peristiwa itu pula ‘Utbah bin Rabi’ah dan orang-orang musyrikin lainnya berkata bahwa kaum Muslimin telah tertipu oleh agamanya. Maka Allah menurunkan surah al-Anfaal ayat 49 sebagai peringatan kepada kaum Mukminin untuk tetap bertawakal kepada Allah Yang Maha Mulia dan Maha Bijaksana.

55. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, Karena mereka itu tidak beriman.”
(al-Anfaal: 55)

Diriwayatkan oleh Abusy Syaikh yang bersumber dari Sa’id bin Jubair bahwa turunnya ayat ini (al-Anfaal: 55) berkenaan dengan enam suku kaum Yahudi yang sangat kufur, di antaranya Ibnut Tabut.

58. “Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, Maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.”
(al-Anfaal: 58)

Diriwayatkan oleh Abusy Syaikh yang bersumber dari Ibnu Syihab bahwa Jibril datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: “Engkau telah meletakkan senjata dan tetap berusaha mengajak mereka melaksanakan perdamaian. Allah telah mengizinkan kamu untuk menggempur Bani Quraizhah yang telah mengkhianatimu. Berangkatlah dan gempurlah mereka.” Turunnya ayat ini (al-Anfaal: 58) sebagai izin kepada Rasulullah saw. untuk menggempur orang-orang yang mengkhianati perjanjian.

64. “Hai nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu.”
(al-Anfaal: 64)

Diriwayatkan oleh al-Bazzar dengan sanad yang dhaif, dari ‘Ikrimah yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Hadits ini mempunyai beberapa syaahid (penguat) bahwa ketika ‘Umar masuk Islam, kaum musyrikin berkata: “Sekarang kekuatan kita telah seimbang dengan kekuatan kaum Muslimin.” Maka turunlah ayat ini (Al-Anfaal: 64) sebagai penambah semangat bagi Rasulullah dalam menghadapi kaum musyrikin.

Diriwayatkan oleh ath-Thabarani dan lain-lain, dari Sa’id bin Jubair yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ketika kaum Muslimin telah mencapai jumlah 39 orang (laki-laki dan perempuan), dan menjadi 40 orang dengan masuknya ‘Umar, maka turunlah ayat ini (al-Anfaal: 64) yang menegaskan bahwa Allah dan orang-orang yang telah beriman cukup bagi Rasulullah untuk melawan kaum musyrikin.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dengan sanad yang sahih, yang bersumber dari Sa’id bin Jubair bahwa setelah 33 orang laki-laki dan 6 orang wanita masuk Islam (bergabung) bersama Nabi saw., serta ditambah dengan masuknya ‘Umar, turunlah ayat ini (al-Anfaal: 64) berkenaan dengan peristiwa tersebut.

Diriwayatkan oleh Abusy Syaikh dari Sa’id bin al-Musayyab bahwa turunnya ayat ini (al-Anfaal: 64) berkenaan dengan masuknya Islamnya ‘Umar bin al-Khaththab.

Sumber: Asbabun nuzul, KHQ Shaleh dkk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: