Asbabun Nuzul Surah An-Nisaa’ (5)

31 Jan

asbabun nuzul surah al-qur’an

44. “Apakah kamu tidak melihat orang-orang yang Telah diberi bahagian dari Al Kitab (Taurat)? mereka membeli (memilih) kesesatan (dengan petunjuk) dan mereka bermaksud supaya kamu tersesat (menyimpang) dari jalan (yang benar).”
(an-Nisaa’: 44)

Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa pada suatu ketika seorang tokoh Yahudi bernama Rifa’ah bin Zaid bin at-Tabut berkata kepada Rasulullah saw. sambil menjulurkan lidahnya: “Hai Muhammad. Perhatikanlah olehmu dan dengarkan agar aku dapat memberikan pengertian kepadamu.” Kemudian dia menghina dan mencela Islam dengan mempermainkan dan memperolok-olokkannya. Maka turunlah ayat ini (an-Nisaa’: 44) berkenaan dengan dirinya, serta memberi peringatan kepada Rasulullah akan adanya orang-orang yang menyesatkan dari jalan yang lurus.

47. “Hai orang-orang yang Telah diberi Al kitab, berimanlah kamu kepada apa yang Telah kami turunkan (Al Quran) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu sebelum kami mengubah muka (mu), lalu kami putarkan ke belakang[306] atau kami kutuki mereka sebagaimana kami Telah mengutuki orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabtu[307]. dan ketetapan Allah pasti berlaku.”
(an-Nisaa’: 47)

[306] menurut kebanyakan mufassirin, maksudnya ialah mengubah muka mereka lalu diputar kebelakang sebagai penghinaan.
[307] lihat surat Al Baqarah ayat 65 dan surat Al A’raaf ayat 163.

Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa Rasulullah saw. bersabda kepada pendeta-pendeta kaum Yahudi, di antaranya ‘Abdullah bin Shuriya dan Ka’b bin Usaid: “Hai kaum Yahudi. Berbaktilah kepada Allah, dan masuk Islamlah kalian. Demi Allah, sesungguhnya kalian pasti apa yang aku bawa ini adalah benar.” Mereka berkata: “Kami tidak tahu hal itu, hai Muhammad.” Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas (an-Nisaa’: 47) sebagai seruan untuk beriman kepada kitab yang diturunkan oleh Allah, yang membenarkan apa yang tercantum dalam kitab mereka.

48. “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar.”
(an-Nisaa’: 48)

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan ath-Thabarani, yang bersumber dari Abu Ishaq all-Anshari bahwa seorang laki-laki menghadap Rasulullah saw. dan berkata: “Keponakan saya tidak mau meninggalkan perbuatan haram.” Nabi bersabda: “Apa agamanya?” Ia menjawab: “Ia suka shalat dan bertauhid kepada Allah.” Bersabdalah Nab: “Suruhlah dia meninggalkan agamanya, atau ‘belilah’ agamanya!” Orang tersebut melaksanakan perintah Rasul, tetapi keponakannya menolak tawarannya. Ia kembali kepada Nabi saw. seraya berkata: “Saya dapati dia sangat sayang pada agamanya.” Maka turunlah ayat tersebut di atas (an-Nisaa’: 48) sebagai penjelasan bahwa Allah akan mengampuni segala dosa orang yang dikehendaki-Nya (kecuali syirik).

49. “Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih?[308]. Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak aniaya sedikitpun.”
(an-Nisaa’: 49)

[308] yang dimaksud di sini ialah orang-orang Yahudi dan Nasrani yang menganggap diri mereka bersih. lihat surat Al Baqarah ayat 80 dan ayat 111 dan surat Al Maa-idah ayat 18.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Ikrimah, Mujahid, Abu Malik, dan lain-lain bahwa orang-orang Yahudi mementingkan menyuruh anak-anaknya shalat dan mementingkan anak-anaknya berkurban. Mereka menganggap bahwa dengan perbuatannya itu bebaslah kesalahan dan dosanya. Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas (an-Nisaa’: 49) sebagai teguran kepada orang yang menganggap dirinya bersih dari dosa dengan jalan seperti itu.

Sumber: asbabun nuzul, KHQ Shaleh dkk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: