Membaca Shalawat untuk Nabi Muhammad saw.

10 Jun

Riyadhush Shalihin; Imam Nawawi; al-Qur’an – Hadits

Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (al-Ahzab: 56)

Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra. bahwasannya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah memberi rahmat kepadanya sepuluh kali.” (HR Muslim)

Dari Ibnu Mas’ud bahwasannya Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang paling dekat denganku nanti pada hari kiamat adalah mereka yang paling banyak membaca shalawat untukku.” (HR Turmudzi)

Dari Aus bin Aus ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya hari-hari kalian yang paling utama adalah hari Jum’at, oleh karena itu perbanyaklah shalawat untukku pada hari itu, karena sesungguhnya bacaan shalawatmu itu diperlihatkan kepadaku.” Para shahabat bertanya: “Wahai Rasulallah, bagaimana bacaan shalawat kami diperlihatkan kepada engkau sedangkan jasad engkau sudah bercampur dengan tanah?” Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah mengharamkan kepada bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (HR Abu Dawud)

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh hina orang yang mendengar namaku disebut kemudian ia tidak membaca shalawat untukku.” (HR Turmudzi)

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Jangan kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, dan bacalah shalawat untukku karena sesungguhnya bacaan shalawatmu akan sampai kepadaku dimanapun kalian berada.” (HR Abu Dawud)

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: bahwasannya Rasulullah saw. bersabda: “Tiada seseorang yang mengucapkan salam kepadaku melainkan Allah mengembalikan nyawaku, sehingga aku dapat menjawab salam kepadanya.” (HR Abu Dawud)

Dari Ali ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Orang kikir yaitu orang yang apabila namaku disebut di sisinya, ia tidak mengucapkan shalawat kepadaku.” (HR Turmudzi)

Dari Fadlalah bin Ubaid ra. ia berkata: Rasulullah saw. mendengar seseorang berdoa sewaktu shalat, dimana ia tidak mengagungkan nama Allah Ta’ala dan tidak membacakan shalawat untuk Nabi saw. kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Orang ini sangat tergesa-gesa.” Beliau lantas memanggilnya dan bersabda kepadanya atau juga kepada yang lain: “Apabila salah seorang di antara kalian mengerjakan shalat, maka hendaklah ia memulainya dengan memuji dan menyanjung Rabb-nya Yang Maha Suci, kemudian membacakan shalawat untuk Nabi saw. baru sesudah itu berdoa sekehendaknya.” (HR Abu Dawud dan Turmudzi)

Dari Muhammad bin Ka’ab bin Uzjah ra. ia berkata: Nabi saw. datang kepada kami, kemudian kami bertanya: “Wahai Rasulallah, kami telah mengetahui tentang bagaimana caranya kami mengucapkan salam untuk engkau, tetapi bagaimana cara kami mengucapkan shalawat untuk engkau?” Beliau menjawab: “Ucapkanlah: AllaaHumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin kamaa shalaita ‘alaa aali ibraaHiim innaka hamiidum majiid. AllaaHumma baarik ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin kamaa baarakta ‘alaa aali Ibraahiima innaka hamiidum majiid. (Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya engkau adalah yang Maha Terpuji dan Maha Agung. Ya Allah limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad, sebagaimana Engkau melimpahkan keberkahan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji dan Maha Agung).” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Mas’ud al-Badriyu ra. ia berkata: Rasulullah saw. datang kepada kami sedangkan kami sedang berada di majelis Sa’ad bin Ubadah ra. kemudian Basyir bin Sa’ad bertanya kepada beliau: “Allah telah menyuruh membacakan shalawat untuk engkau?” Kemudian Rasulullah saw. diam sehingga kami khawatir kalau apa yang ditanyakan oleh Basyir itu tidak berkenan di benak beliau, tetapi Rasulullah saw. bersabda: “Ucapkanlah: AllaaHumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin kamaa shalaita ‘alaa aali ibraaHiim innaka hamiidum majiid. AllaaHumma baarik ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin kamaa baarakta ‘alaa aali Ibraahiima innaka hamiidum majiid. (Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya engkau adalah yang Maha Terpuji dan Maha Agung. Ya Allah limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad, sebagaimana Engkau melimpahkan keberkahan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji dan Maha Agung).” Dan ucapkanlah salam sebagaimana yang telah kalian ketahui.” (HR Muslim)

Dari Abu Hamid as-Sa’idiy ra. ia berkata: Para shahabat bertanya: “Wahai Rasulallah, bagaimana caranya kami membaca shalawat untuk engkau?” Beliau bersabda: “Ucapkanlah: AllaaHumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa azwaajiHii wa dzurriyyatiHii kamaa shallaita ‘alaa IbraaHiima wa baarik ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa azwaajiHii wa dzurriyyatiHii kamaa baarakta ‘alaa IbraaHiima innaka hamiidum majiid (Ya Allah, limmpahkanlah rahmat kepada Muhammad beserta istri-istri dan anak keturunannya, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Ibrahim, dan limpahkanlah berkah kepada Muhammad beserta istri-istri dan anak keturunannya, sebagaimana Engkau telah melimpahkan berkah kepada Ibrahim. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Maha Terpuji lagi Maha Agung).” (HR Bukhari dan Muslim)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: