Berhati-hati dalam Perkataan

11 Jul

Riyadhush Shalihin; Imam Nawawi; al-Qur’an – Hadits

Firman Allah: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.” (al-Israa’: 36)

Firman Allah: “Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya, melainkan di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Qaaf: 18)

Dari Abu Hurairah ra. bahwasannya Nabi saw. bersabda: “Cukuplah seseorang disebut pendusta, jika ia menceritakan segala apa yang tidak ia dengar.” (HR Muslim)

Dari Samurah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menceritakan dariku suatu hadits yang diketahui hadits itu bohong, maka ia adalah salah seorang pembohong.” (HR Muslim)

Dari Asma’ ra. bahwasannya ada seorang perempuan bertanya: “Wahai Rasulallah, sesungguhnya saya adalah seorang istri yang dimadu. Apakah saya berdosa apabila berlagak puas terhadap suamiku dalam hal apa yang tidak diberikan oleh suamiku?” Kemudian Rasulullah bersabda: “Orang yang berlagak puas dalam hal yang tidak diberikan kepadanya seperti orang memakai pakaian palsu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: