Tafsir Ibu Katsir Surah Fushshilat (10)

15 Agu

Tafsir Al-Qur’an Surah Fushshilat (Yang Dijelaskan)
Surah Makkiyyah; Surah ke 41: 54 ayat

tulisan arab alquran surat fushilat ayat 37-39“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah yang menciptakannya, jika ialah yang kamu hendak sembah. jika mereka menyombongkan diri, Maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu. Dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kau Lihat bumi kering dan gersang, Maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan yang menghidupkannya, pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Fushshilat: 37-39)

Allah berfirman mengingatkan makhluk ciptaan-Nya tentang kekuasaan-Nya yang agung, Dia-lah Rabb yang tidak ada tandingan-Nya serta Mahakuasa atas segala sesuatu. Wa min aayaatiHil lailu wan naHaaru wasy syamsu walqamaru (“Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan.”) yaitu bahwa Dia-lah yang menciptakan malam dengan gelap gulitanya dan siang dengan cahaya benderangnya, dimana keduanya silih berganti tanpa lelah. Dia pula yang menciptakan matahari dengan cahaya dan sinarnya, bulan dengan cahayanya, ketentuan perputaran di orbitnya di atas sana dengan rotasi matahari agar dengan perbedaan rotasi itu dapt diketahui ukuran malam dan siang, hari , bulan dan tahun serta akan jelas pula masa ketentuan hak-hak, waktu-waktu ibadah dan mu’amalah. Kemudian dikarenakan matahari dan bulan merupakan benda langit terindah yang dapat dilihat di alam atas dan bawah, maka Allah mengingatkan bahwa keduanya hanyalah ciptaan-Nya dan hamba-Nya yang berada di bahwa kekuasaan dan aturan-Nya.

Maka Allah berfirman: laa tasjuduu lisysyamsi wa laa lilqamari wasjuduu lillaaHil ladzii khalaqaHunna in kuntum iyyaaHu ta’buduun (“Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah [pula] kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja beribadah.”) yakni janganlah kalian berbuat syirik kepada-Nya. Tidaklah bermanfaat bagi kalian penyembahan kalian kepada benda-benda itu bersama dengan pengabdian kepada-Nya, karena sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa perbuatan syirik.

Untuk itu Allah berfirman: fa inistakbaruu (“Jika mereka menyombongkan diri.”) yakni tidak memurnikan peribadahan kepada-Nya serta menolak apa pun kecuali menyekutukan-Nya bersama selain-Nya: falladziina ‘inda rabbika (“Maka mereka yang di sisi Rabb-mu.”) yaitu para malaikat, yusabbihuuna laHuu billaili wan naHaari wa Hum laa yas-amuun (“bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak pernah jemu.”)

Dan firman-Nya: wa min aayaatiHii (“Dan sebagian dari tanda-tanda-Nya”) yakni, atas kekuasaan-Nya menghidupkan kembali orang-orang yang mati. Annaka taral ardla khaasyi’atan (“Bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus.”) artinya kering tanpa tumbuh-tumbuhan, bahkan [sebagai] tanah yang mati.
Fa idzaa anzalnaa ‘alaiHal maa-aH tazzat wa rabat (“Maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur.”) yaitu mengeluarkan berbagai jenis tanam-tanaman dan buah-buahan. Innalladzii ahyaaHaa lamuhyil mautaa. innaHuu ‘alaa kulli syai-ing qadiir (“Sesungguhnya [Rabb] yang menghidupkannya tentu dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”)

tulisan arab alquran surat fushilat ayat 40-43“Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari kami. Maka Apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari kiamat? perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al Quran ketika Al Quran itu datang kepada mereka, (mereka itu pasti akan celaka), dan Sesungguhnya Al Quran itu adalah kitab yang mulia. Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji. Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang Sesungguhnya telah dikatakan kepada Rasul-rasul sebelum kamu. Sesungguhnya Rabb-mu benar-benar mempunyai ampunan dan hukuman yang pedih.” (Fushshilat: 40-43)

Firman Allah: innalladziina yulhiduuna fii aayaatinaa (“Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami.”) Ibnu Abbas berkata: ilhad adalah meletakkan suatu pembicaraan bukan pada tempatnya.” Sedangkan Qatadah dan lain-lain berkata: “Yaitu kekufuran dan pembangkangan.”
Firman Allah: laa yakhfauna ‘alainaa (“Mereka tidak tersembunyi dari Kami.”) di dalamnya terdapat gertakan yang keras dan ancaman yang kuat. Artinya, bahwa Allah Mahamengetahui siapakah yang mengingkari ayat-ayat, Nama-nama dan sifat-Nya, karena itu Dia akan membalasnya dengan siksaan dan hinaan. Untuk itu Allah berfirman: afamay yulqaa fin naari khairun am may ya’tii aaminay yaumal qiyaamati (“Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari kiamat?”) yaitu apakah sama antara yang pertama dengan yang kedua ini? Tentu keduanya tidaklah sama. Kemudian Allah berfirman mengancam orang-orang kafir: i’maluu maa syi’tum (“Berbuatlah apa yang kamu kehendaki.”)

Mujahid, adh-Dhahhak dan ‘Atha’ al-Khurasani berkata: i’maluu maa syi’tum (“Berbuatlah apa yang kamu kehendaki.”) merupakan ancaman, yakni berupa kebaikan ataupun kejahatan, karena Allah Mahamengetahui kalian dan Mahamelihat amal-amal kalian.”
Untuk itu Allah berfirman: innaHuu bimmaa ta’maluuna bashiir (“Sesungguhnya Dia Mahamelihat apa yang kamu kerjakan.”)

Kemudian Allah berfirman: innalladziina kafaruu bidz-dzikri lammaa jaa-aHum (“Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari adz-Dzikru ketika ia datang kepada mereka.”) adh-Dhahhak, as-Suddi dan Qatadah berkata: “Yaitu al-Qur’an.”

Bersambung ke bagian 11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: