Tafsir Ibu Katsir Surah Fushshilat (8)

15 Agu

Tafsir Al-Qur’an Surah Fushshilat (Yang Dijelaskan)
Surah Makkiyyah; Surah ke 41: 54 ayat

tulisan arab alquran surat fushilat ayat 30-32“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan Kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Fushshilat: 30-32)

Allah berfirman: innalladziina qaaluu rabbunallaaHu tsummastaqaamuu (“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami ialah Allah,’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka.”) yaitu memurnikan amal untuk Allah dan beramal karena taat kepada Allah atas apa yang telah disyariatkan-Nya kepada mereka.

Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firman Allah: innalladziina qaaluu rabbunallaaHu tsummastaqaamuu (“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami ialah Allah,’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka.”) yaitu dalam menunaikan hal-hal yang fardlu. Demikian pula dikatakan oleh Qatadah. Al-Hasan pernah berkata: “Ya Allah, Engkau adalah Rabb kami maka anugerahkanlah rizky istiqamah kepada kami.”

Dari Sufyan bin ‘Abdillah ats-Tsaqafi: “Aku berkata: ‘Ya Rasulallah, ceritakanlah kepadaku sebuah perkara yang dapat aku pegang.’ Rasulullah saw. bersabda: ‘Katakanlah: Rabbku adalah Allah, kemudian istiqamahlah.’ Aku bertanya: ‘Ya Rasulallah, apakah hal yang paling engkau takutkan dariku?’ lalu Rasulullah saw. memegang ujung lisannya sendiri dan menjawab: ‘Ini.’

Demikian diriwayatkan oleh Muslimm dalam shahihnya dan an-Nakha’i, dari hadits Hisyam bin ‘Urwah, dari ayahnya, bahwa Sufyan bin Abdillah ats-Tsaqafi berkata: Aku berkata: “Ya Rasulallah, katakanlah kepadaku dalam ajaran Islam ini suatu perkataan yang membuatku tidak bertanya kepada seorang pun sesudahmu.” Rasulullah saw. bersabda: “Katakanlah: ‘Aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah.’” Dan seterusnya.

Firman Allah: tatanazzalu ‘alaiHimul malaa-ikatu (“Maka malaikat akan turun kepada mereka.”) Mujahid, as-Suddi, Zaid bin Aslam dan anaknya berkata: “Yaitu ketika [datang] kematian, para malaikat itu mengatakan: alaa takhaafuu (‘Janganlah kamu merasa takut.’) Mujahid, ‘Ikrimah dan Zaid bin Aslam berkata: “Yaitu dari perkara akhirat yang kalian hadapi.” Walaa tahzanuun (‘dan janganlah kalian merasa sedih.’) atas perkara dunia yang kalian tinggalkan, berupa anak, keluarga, harta atau utang piutang. Karena sesungguhnya Kami akan menggantikan hal itu untuk kalian.

Wa abshiruu bil jannatillatii kuntum tuu’aduun (“Dan bergembiralah kamu dengan [memperoleh] surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”) lalu mereka diberikan kabar gembira dengan hilangnya keburukan dan tercapainya kebaikan.
Yaitu Allah Ta’ala memberikan keamanan dari rasa takutnya dan menyejukkan pandangan matannya, kecuali hal itu bagi seorang mukmin merupakan sesuatu yang menyujukkan jiwa, karena hidayah yang diberikan Allah kepadanya, juga karena amal yang dilakukannya di dunia.

Zaid bin Aslam berkata: “Mereka [para malaikat] memberi kabar gembira ketika kematiannya, di dalam kuburnya dan ketika dibangkitkan.” (HR Ibnu Abi Hatim). Pendapat ini menghimpun seluruh pendapat sebelumnya dan pendapat ini amat baik dan realistis.

Firman Allah: nahnu auliyaa-ukum fil hayaatid dun-yaa wa fil aakhirati (“Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan di dunia dan akhirat.”) yaitu para malaikat berkata kepada kaum mukminin di saat kematian: “Kamilah pelindung-pelindungmu.” Yaitu kami adalah pendamping-pendamping kalian di dalam kehidupan dunia, kami menunjukkan, mengarahkan dan melindungi kalian dengan perintah Allah. Begitu pula kami akan bersama kalian di akhirat, mengamankan kalian pada hari kebangkitan dan perhimpunan serta membawa kalian melintasi ash-Shiraathul mustaqiim dan menyampaikan kalian ke jannatun Na’iim.

Firman Allah: wa lakum fiiHaa ma tasytaHii anfusukum (“Di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan.”) yaitu di dalam surga, kalian akan memperoleh seluruh pilihan yang diinginkan oleh jiwa kalian dan disenangi oleh diri kalian. Wa lakum fiiHaa maa tadda’uun (“dan memperoleh [pula] di dalamnya apa yang kamu minta.”) yaitu kapan saja kamu minta, kalian pasti dapatkan dan langsung datang ke hadapan kalian seperti apa yang kalian pilih.

Nuzulam min ghafuurir rahiim (“Sebagai hidangan [bagimu] dari [Rabb] Yang Mahapengampun lagi Mahapenyayang.”) yaitu hidangan, pemberian dan kenikmatan dari Rabb Yang Mahapengampun dosa-dosa kalian, Mahapengasihi kalian serta Mahalembut, dimana Dia mengampuni, memaafkan, menyayangi dan mengasihi (kalian).

Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang mencintai perjumpaan dengan Allah, niscaya Allah cinta menjumpainya. Dan barangsiapa yang membenci perjumpaan dengan Allah, niscaya Allah benci menjumpainya.” Kami bertanya: “Ya Rasulallah, kami seluruhnya benci kepada kematian.” Rasulullah menjawab: “Bukan itu yang dimaksud benci kematian. Akan tetapi jika seorang mukmin beraa dalam detik kematiannya, maka datanglah kabar gembira dari Allah Ta’ala tentang tempat kembali yang ditujunya. Maka tidak ada sesuatu [pun] yang lebih dicintainya daripada menjumpai Allah Ta’ala, maka Allah pun cinta menjumpainya. Dan sesungguhnya orang yang jahat atau kafir jika berada dalam detik kematiannya, maka datanglah berita tentang tempat kembali yang dituju berupa keburukan atau apa yang akan dijumpainya berupa keburukan, lalu dia benci bertemu dengan Allah, maka Allah pun benci menemuinya.” (Hadits ini shahih dan tercantum pula dalam kitab shahih dari jalan yang lain).

 

Bersambung ke bagian 9

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: