Tafsir Ibu Katsir Surah Az-Zumar (11)

17 Agu

Tafsir Al-Qur’an Surah Az-Zumar (Rombongan-Rombongan)
Surah Makkiyyah; Surah ke 39: 75 ayat

Fayamsikullatii qadlaa ‘alaiHal mauta (“Maka Dia tahan jiwa [orang] yang telah Ia tetapkan kematiannya.”) yang telah pasti mati. Dan yang dibiarkan hingga batas waktu yang ditentukan. As-Suddi berkata: “Hingga sisa ajalnya.” Ibnu ‘Abbas r.a. berkata: “Jiwa-jiwa yang mati akan ditahan dan jiwa-jiwa yang hidup akan dilepas dan tidak keliru.”
Inna fii dzaalika la aayaatil liqaumiy yatafakkaruun (“Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.”)

tulisan arab alquran surat az zumar ayat 43-45“43. bahkan mereka mengambil pemberi syafa’at selain Allah. Katakanlah: ‘Dan Apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?’ 44. Katakanlah: ‘Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. kemudian kepada- Nyalah kamu dikembalikan.’ 45. dan apabila hanya nama Allah saja disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati.” (az-Zumar: 43-45)

Allah Ta’ala mencela orang-orang musyrik karena menjadikan berhala-berhala dan tandingan-tandingan selain Allah sebagai pemberi syafaat. Dia memberikan kabar kepada mereka bahwa syafaat itu tidak bermanfaat di sisi Allah kecuali bagi orang yang diridlai-Nya dan diizinkan-Nya. tempat kembali semuanya adalah kepada-Nya. man dzalladzii yasyfa’u ‘indaHuu illaa bi-idzniHi (“Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.”)(al-Baqarah: 255)

laHuu mulkus samaawaati wal ardli (“Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi.”) yaitu Dialah pengatur semua itu. Tsumma ilaiHi turja’uun (“Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.”) pada hari kiamat. Lalu Dia memutuskan hukum di antara kalian dengan keadilan-Nya dan masing-masing akan dibalas sesuai amalnya.
Kemudian Allah berfirman yang juga sebagai celaan terhadap orang-orang musyrik. Wa idzaa dzukirallaaHu wahdaHu (“Dan apabila nama Allah saja yang disebut.”) yaitu jika dikatakan tidak ada ilah yang haq kecuali Allah Yang Mahaesa, isyma-azzat quluubul ladziina laa yu’minuuna bil aakhirati (“Kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat.”)

Mujahid berkata: “Isyma-azzat; yaitu kesal.” Sedangkan Malik berkata dari Zid bin Aslam: “[Artinnya adalah] sombong.” Sebagaimana Allah berfirman: “InnaHum kaanuu idzaa qiila laHum laa ilaaHa illallaaHu yastakbiruun [Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: ‘Laa ilaaHa illallaaH [tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Allah], mereka menyombongkan diri.” (ash-Shaaffaat: 35) yaitu untuk mengikuti dan mematuhinya. Hati mereka tidak menerima kebaikan. Dan barangsiapa yang tidak menerima kebaikan, dia menuju keburukan.
Maka Allah berfirman: wa idzaa dzukkiral ladziina min duuniHi (“Dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut.”) yaitu berhala-berhala dan tandingan-tandingan, sebagaimana yang dikatakan Mujahid: “Idzaa Hum yastabsyiruuna [tiba-tiba mereka bergirang hati]” yaitu bergembira dan senang.

tulisan arab alquran surat az zumar ayat 46-48“46. Katakanlah: ‘Wahai Allah, Pencipta langit dan bumi, yang mengetahui barang ghaib dan yang nyata, Engkaulah yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka memperselisihkannya.’ 47. dan Sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai apa yang ada di bumi semuanya dan (ada pula) sebanyak itu besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu dari siksa yang buruk pada hari kiamat. dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan. 48. dan (jelaslah) bagi mereka akibat buruk dari apa yang telah mereka perbuat dan mereka diliputi oleh pembalasan yang mereka dahulu selalu memperolok-olokkannya.” (az-Zumar: 46-48)

Allah berfirman setelah menceritakan orang-orang musyrik berupa celaan kepada mereka karena mereka mencintai kesyirikan dan benci terhadap tauhid: Qul lillaaHumma faathiras samaawaati wal ardli ‘aalimal ghaibi wasy syaHaadati (“Katakanlah: ‘Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata.”) yaitu hendaklah engkau menyeru kepada Allah Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Nya, yang telah menciptakan langit dan bumi, Dia menjadikan contoh sebelumnya.
‘Aalimal ghaibi wasy syaHaadati (“Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata”) yaitu Mahamengetahui yang rahasia dan yang terang-terangan.
Anta tahkumu baina ‘ibaadika fii maa kaanuu fiiHi yakhtalifuuna (“Engkaulah yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang mereka selalu memperselisihkannya.”) di dunia mereka. Engkau akan memutuskan perselisihan di antara mereka pada hari kembali dan dikumpulkan serta hari dibangkitkan mereka dari kubur mereka.

Imam Muslim meriwayatkan dalam shahih-nya, ‘Abd bin Humaid bercerita kepada kami, ‘Umar bin Yunus bercerita kepada kami, ‘Ikrimah bin ‘Ammar bercerita kepada kami, Yahya bin Katsir bercerita kepada kami, bahwa Abu Salamah bin ‘Abdurrahman bercerita kepadaku, ia berkata: “Aku bertanya kepada ‘Aisyah: ‘Dengan apa Rasulullah saw. memulai shalatnya di waktu malam?’ ‘Aisyah r.a. berkata: ‘Jika Rasulullah saw. shalat malam, beliau membuka shalatnya dengan membaca: AllaaHumma rabbi jibriila wa miikaa-iila wa israa-fiila faathiras samaawaati wal ardli ‘aalimal ghaibi wasy syaHaadati anta tahkumu baina ‘ibaadika fiimaa kaanuu fiiHi yakhtalifuuna, iHdinii limakhtulifa fiiHi minal haqqi bi-idznika innaka taHdii man tasyaa-u ilaa shiraathim mustaqiimin (‘Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail dan Israfil, Pencipta langit dan bumi serta Mahamengetahui hal-hal ghaib dan yang nyata. Engkau memutuskan di antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang mereka perselisihkan. Berilah petunjuk kepadaku tentang apa yang diperselisihkan padanya dari kebenaran dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau memberi petunjuk kepada siapa saja yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus.’)”

Bersambung ke bagian 12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: