Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Ahzab (11)

20 Agu

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Ahzab (Golongan Yang Bersekutu)
Surah Maddaniyyah; surah ke 33: 73 ayat

Setelah itu, kaum Quraisy tidak memerangi mereka. Rasulullah saw. memerangi mereka, hingga Allah memerdekakan kota Makkah bagi beliau. Hadits yang disebutkan oleh Muhammad bin Ishaq ini adalah hadits shahih. Sebagaimana Imam Ahmad berkata: aku mendengar Sulaiman bin Shard berkata: Pada hari Ahzab Rasulullah saw. bersabda: “Sekarang kita yang memerangi mereka dan mereka tidak memerangi kita.” (demikian yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam shahihnya.)

Firman Allah: wa kaanallaaHu qawiyyan ‘aziizan (“Dan adalah Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.”) dengan kebesaran dan kekuatan-Nya, Dia mengembalikan mereka menjadi kecewa, tidak meraih kebaikan. Dan Allah memuliakan Islam dan penganutnya, membenarkan janji-Nya, serta menolong hamba dan Rasul-Nya. alhamdu lillaaH.

tulisan arab alquran surat al ahzab ayat 26-27“26. dan Dia menurunkan orang-orang ahli kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memesukkan rasa takut ke dalam hati mereka. sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan. 27. dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu injak. dan adalah Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.” (al-Ahzab: 26-27)

Dalam pembahasan terdahulu telah dijelaskan bahwa saat tentara Ahzab telah sampai dan singgah di Madinah, Bani Quraidhah mengkhianati perjanjian yang telah disepakati antara mereka dengan Rasulullah saw. hal itu dilakukan melalui utusannya Huyay bin Akhthab an-Nadhari-laknatullah-, yang berhasil memasuki benteng mereka serta berusaha merayu pemimpin mereka. Ka’ab bin Asad, hingga dia mengkhianati perjanjian tersebut. Dia berkata: “Celaka engkau, sesungguhnya aku datang kepadamu demi kemuliaan masa. Aku membawakanmu pasukan Quraisy dan pasukannya serta Ghathfan dan para pendukungnya. Mereka terus menerus akan berada di sini, sehingga mereka menghancurkan Muhammad dan para shahabatnya.”
Ka’ab berkata kepadanya: “Demi Allah, engkau datang kepadaku demi kehinaan masa. Celaka engkau wahai Huyay, sesungguhnya engkau menjemukan, tinggalkanlah kami.”

Huyay terus menerus membujuk dengan tipuan yang licik, hingga Ka’ab bin Asad memperkenankan ajakannya. Lalu Huyay membuat syarat kepadanya, jika pasukan Ahzab itu pergi dan mereka tidak berhasil, maka Huyay akan masuk benteng bersama mereka, dan dia akan menjadi orang yang memperkuat mereka. Ketika Quraidhah mengkhianati perjanjiannya dan berita itu sampai kepada Rasulullah saw. tentu saja membuat susah dan merupakan kesulitan bagi Rasulullah saw. dan para shahabatnya. Lalu Allah swt. mendukung dan menolong beliau, serta menghancurkan musuh-musuh itu dan mengembalikan mereka sebagai orang-orang yang kecewa dengan kerugian yang besar, dan Rasulullah saw. kembali ke Madinah dalam keadaan kokoh dan menang serta menghentikan peperangan.

Di saat Rasulullah saw. mandi dari debu-debu peperangan tersebut di rumah Ummu Salamah ra. tiba-tiba tampak jibril mengenakan sorban permata di atas kuda terhamparkan sutera, dia berkata: “Engkau meletakkan senjata [menghentikan peperangan], hai Muhammad?” Rasulullah saw. menjawab: “Ya.” Jibril berkata: “Para malaikat belum meletakkan senjatanya dan kembaliku sekarang ini dalam menuntut suatu kaum.” Kemudian dia melanjutkan: “Sesungguhnya Allah Tabaaraka wa Ta’ala memerintahkan engkau untuk bangkit menuju Bani Quraidhah.”

Di dalam riwayat lain Jibril bertanya kepada Nabi: “Sikap memaafkan mu yang menyebabkan kalian meletakkan senjata?” Beliau menjawab: “Ya.” Jibril berkata: “Akan tetapi kami tidak meletakkan senjata setelah itu. Bangkitlah bergerak menuju mereka.” Rasulullah saw. bertanya: “Kemana?” Jibril berkata: “Ke Bani Quraidhah. Sesungguhnya Allah Ta’ala telah memerintahkanku untuk menggoncangkan mereka.”

Maka Rasulullah saw. bangkit segera dan memerintahkan para shahabatnya untuk berangkat menuju Bani Quraidhah yang terletak beberapa mil dari kota Madinah. Hal itu dilaksanakan setelah shalat dhuhur. Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian melaksanakan shalat Asyar kecuali di Bani Quraidhah.” Lalu para shahabat berangkat. Di tengah perjalanan, waktu shalat asyar tiba, lalu sebagian mereka melaksanakan shalat di jalan itu dan mereka berkata: “Rasulullah saw. tidak menghendaki apapun bagi kita kecuali agar melaksanakan perjalanan dengan sesegera mungkin.” Sedang sebagian lain berkata: “Jangan kalian shalat sebelum di Bani Quraidhah.” Akan tetapi tidak ada satu golonganpun di antara mereka yang saling mencela golongan yang lain. Rasulullah saw. menyusul mereka dengan menetapkan penggantinya di Madinah, yaitu Ibnu Ummi Maktum ra. serta menyerahkan bendera perang kepada Ali bin Abi Thalib ra.

Semua itu ditetapkan dan dirinci dengan dalil-dalil dan hadits-haditsnya di dalam kitab sirah yang telah kami susun sendiri, baik yang ringkas maupun yang panjang. Alhamdulillah.

Firman Allah: wa anzalalladziina dhaaHaruuHum (“Dan Allah menurunkan orang-orang yang membantu mereka.”) yaitu membantu dan menolong golongan-golongan yang bersekutu untuk memerangi Rasulullah saw. min aHlil kitaab (“Dari ahlul Kitab”) yaitu, Bani Quraidhah Yahudi yang berasal dari sebagian keturunan Bani Israil yang nenek moyangnya dulu tinggal di waiyalah Hijaz sejak lama dalam rangka ingin mengikuti Nabi yang Ummi yang mereka menemukan namanya tertulis di dalam Taurat dan Injil.
Falammaa jaa-aHum maa ‘arafuu kafaruu biHi (“Maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, lalu mereka ingkar kepadanya.”)(al-Baqarah: 89). Maka laknat Allah bagi mereka.

Firman Allah: min shayaashiHim (“Dari benteng-benteng mereka.”) yakni benteng-benteng mereka. Demikian yang dikatakan oleh Mujahid, ‘Ikrimah, ‘Atha’, Qatadah, as-Suddi dan ulama salaf lainnya. Dari itu pula, tanduk sapi dinamakan (shiyaashiyal baqari) karena dia merupakan bagian yang paling atas.

Bersambung ke bagian 12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: