Tafsir Ibnu Katsir Surah Ar-Ruum (1)

3 Sep

Tafsir Al-Qur’an Surah Ar-Ruum (Bangsa Romawi)
Surah Makkiyyah; surah ke 30:60 ayat

tulisan arab alquran surat ar ruum ayat 1-7bismillaaHir rahmaanir rahiim
(“Dengan menyebut Nama Allah Yang Mahapemurah lagi Mahapenyayang”)
“1. Alif laam Miim[1160] 2. telah dikalahkan bangsa Rumawi[1161], 3. di negeri yang terdekat[1162] dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang[1163] 4. dalam beberapa tahun lagi[1164]. bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman, 5. karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendakiNya. dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang. 6. (sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjinya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. 7. mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (ar-Ruum: 1-7)

[1160] Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif laam miim, Alif laam raa, Alif laam miim shaad dan sebagainya. diantara Ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang Termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian Para Pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, Maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.
[1161] Maksudnya: Rumawi timur yang berpusat di Konstantinopel.
[1162] Maksudnya: terdekat ke negeri Arab Yaitu Syria dan Palestina sewaktu menjadi jajahan kerajaan Rumawi Timur.
[1163] Bangsa Rumawi adalah satu bangsa yang beragama Nasrani yang mempunyai kitab suci sedang bangsa Persia adalah beragama Majusi, menyembah api dan berhala (musyrik). kedua bangsa itu saling perang memerangi. ketika tersiar berita kekalahan bangsa Rumawi oleh bangsa Persia, Maka kaum musyrik Mekah menyambutnya dengan gembira karena berpihak kepada orang musyrikin Persia. sedang kaum muslimin berduka cita karenanya. kemudian turunlah ayat ini dan ayat yang berikutnya menerangkan bahwa bangsa Rumawi sesudah kalah itu akan mendapat kemenangan dalam masa beberapa tahun saja. hal itu benar-benar terjadi. beberapa tahun sesudah itu menanglah bangsa Rumawi dan kalahlah bangsa Persia. dengan kejadian yang demikian nyatalah kebenaran Nabi Muhammad s.a.w. sebagai Nabi dan Rasul dan kebenaran Al Quran sebagai firman Allah.
[1164] Ialah antara tiga sampai sembilan tahun. waktu antara kekalahan bangsa Rumawi (tahun 614-615) dengan kemenangannya (tahun 622 M.) bangsa Rumawi adalah kira-kira tujuh tahun.

Ayat-ayat tersebut turun ketika Sabur, raja Persia mendapat kemenangan atas negeri Syam [Syria] dan beberapa negeri Jazirah yang berada di bawah kekuasaannya serta berbagai pelosok negeri Romawi. Maka Heraclius, raja Romawi terdesak sehingga dia berlindung ke Konstantinopel dan dikepung di sana selama masa yang cukup lama. Kemudian negeri itu kembali lagi kepada Heraclius, sebagaimana yang akan diuraikan lebih lanjut.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra. mengenai firman-Nya: alif laam miim. Ghulibatir ruumu fii adnal ardli (“Alif laam miim. Bangsa Romawi telah dikalahkan, di negeri yang terdekat.”) dia mengatakan: “Dikalahkan dan menang.” Lebih lanjut ia mengatakan: “Orang-orang musyrik sangat menginginkan Persia mendapat kemenangan atas Romawi, karena mereka adalah penyembah berhala. Sedangkan orang-orang Muslim menginginkan Romawi menang atas Persia, karena mereka adalah Ahlul Kitab. Kemudian hal itu diceritahkan kepada Abu Bakar, lalu Abu Bakar menceritakan hal tersebut kepada Rasulullah saw. maka beliau pun bersabda: “Memang, mereka [Romawi] itu akan menang.”

Lalu Abu Bakar memberitahukan hal tersebut kepada mereka seraya berkata: “Buatlah antara kami dan dirimu batas waktu [kemenangan], jika kami menang, maka bagi kami ini dan itu, dan jika kalian menang, maka bagi kalian ini dan itu.”

Demikianlah dibuatkan batas waktu lima tahun, tetapi mereka [bangsa Romawi] tidak kunjung menang, maka Abu Bakar menceritakan hal itu kepada Rasulullah saw. lalu beliau bersabda: “Tidakkah kamu membuat waktunya di bawah sepuluh tahun?” –menurut pendapatku beliau mengatakan demikian.’”
Sa’id bin Jubair mengatakan: “Al-Bidl-u berarti angka di bawah sepuluh.”

Tidak lama kemudian Romawi mendapatkan kemenangan. Dan itulah firman-Nya: alif lam miim. Ghulibatir ruumu fii adnil ardli wa Hum mim ba’di ghalabiHim sayaghlibuuna fii bidl-‘i siniina lillaaHil amru ming qablu wa mim ba’du wa yauma-idziy yafrahul mu’minuuna binash-rillaaHi yanshuru may yasyaa-u wa Huwal ‘aziizur rahiim (“Alif laam Miim. telah dikalahkan bangsa Rumawi. di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang. dalam beberapa tahun lagi. bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman. karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendakiNya. dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang”) demikian yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan an-Nasa-i secara keseluruhan. Dan at-Tirmidzi mengatakan: “Hadits tersebut hasan gharib, dan kami mengetahui hadits tersebut dari hadits Sufyan, dari Habib.” Dan juga diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim. Selain itu juga diriwayatkan oleh Jarir.

Sufyan mengatakan: “Diberitahukan kepadaku bahwa mereka menang bertepatan dengan perang Badar.” Sulaiman bin Mahran al-A’masy berkata dari Muslim, dari masruq, dia bercerita. Abdullah berkata: “Lima hal yang telah berlalu; asap, lizam, bathsyah, bulan dan Romawi.” Demikian yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim.

Berikut ini akan dibicarakan kata-kata yang terdapat pada ayat-ayat mulia atas.. firman-Nya: alif laam mim, ghulibatir ruum (“alif laam miim. Bangsa Romawi telah dikalahkan.”) penafsiran huruf-huruf yang terpotong-potong itu telah disampaikan pada permulaan surah al-Baqarah. Adapun bangsa Romawi berasal dari silsilah al-‘Ish bin Ishaq bin Ibrahim, putera-putera paman Bani Israil, yang mereka disebut juga Bani Ashfar. Mereka memeluk agama Yunani. Sedangkan bangsa Yunani berasal dari silsilah keturunan Yafits bin Nuh, putera-putera paman Turki. Mereka menyembah tujuh bintang yang beredar, yang disebut juga dengan mutahayyirah. Dan mereka shalat menghadap ke kutub selatan. Mereka itulah yang membangun Damaskus dan tempat ibadahnya, yang di dalamnya terdapat beberapa mihrab menghadap ke selatan. Bangsa Romawi tetap memeluk agama mereka sampai kira-kira setelah 300 tahun diutusnya al-Masih. Raja yang memimpin Syam dan al-Jazirah disebut Kaisar, dialah yang pertama kali masuk agama Nasrani, dan raja-raja Romawi Konstantin bin Kostas dan ibunya Maryam al-Ghandaqaniyah. wallaaHu a’lam.

Kemudian bangsa Romawi dikalahkan oleh bangsa Persia setelah sembilan tahun. Dalam percakapan bahasa Arab, kata al-bidl’u berarti antara tiga sampai sembilan. Demikian juga yang terdapat di dalam hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Jarir, dan lain-lainnya, dari Ibnu ‘Abbas, bahwa Rasulullah saw. berkata kepada Abu Bakar dalam munajatnya, alif laam miim ghulibatir ruum (“Alif laam mim, bangsa Romawi telah dikalahkan.”) “Bukankah engkau telah menetapkan, hai Abu Bakar, bahwa bidl’u itu antara tiga sampai sembilan?” kemudian at-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan gharib dari sisi ini.
Ibnu Jarir juga meriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr, bahwa dia juga mengatakan hal tersebut. wallaaHu a’lam.

Bersambung ke bagian 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: