Makna Syahadatain

11 Sep

Makna Syahadatain
Sarah Rasmul Bayan Tarbiyah; Jasiman Lc.

Syahadatain yang dimaksud adalah syahadat tauhid yaitu persaksian bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan syahadat risalah yaitu persaksian bahwa nabi Muhammad saw. adalah utusan Allah.

bacaan syahadatain dan artinya dalam islamSebagai makhluk yang teristimewakan dengan akalnya, manusia diberi amanah kepemimpinan di bumi. Maka ia tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggungjawaban. Hal ini mengharuskan manusia untuk mengambil sikap yang tepat, sesuai posisinya sebagai makhluk yang berakal. Ia harus mengambil keputusan yang benar berdasarkan pengetahuan yang bebas dari hawa nafsu, terlebih dalam hal yang sangat mendasar dan berimplikasi pada terjadinya penghambaan dan penyembahan. Persaksiannya tentang tuhan, menuntutnya untuk menyembah [menghamba] tuhan tersebut. Allah yang telah menciptakannya dan menjadikannya sebagai makhluk yang paling terhormat, tidak menghendaki jika manusia menghamba kepada sesama makhluk. Demi menjaga kehormatan manusia itu, Allah menurunkan petunjuk dan mengutus para rasul yang membimbingnya untuk menemukan dan mengenali tuhan yang sebenarnya, sehingga manusia tidak menuhankan selain-Nya. bimbingan dan ajaran yang dibawa oleh para rasul itulah yang selanjutnya disebut Islam, yang yang masuk Islam disebut muslim.

Banyak orang tercatat sebagai orang Muslim bahkan jumlah umat ini sampai sepuluh digit di dunia ini. Akan tetapi, jumlah yang sangat besar itu seperti tidak ada artinya sama sekali. Mereka seolah-olah lenyap ketika kehormatan agama, negeri dan saudara mereka yang muslim dinodai oleh bangsa lain. Semangat juang yang pernah dikobarkan oleh generasi syahadat pertama –yang syahadatain nya telah menorehkan tinta emas umat manusia yang shalih—telah jadi catatan sejarah. Generasi yang dengan syahadatainnya berani mengatakan “tidak” ketika semua orang bertekuk lutut di bawah penindasan tiran, kedhaliman jahiliyah, dan penyembahan terhadap batu-batu tuli dan kayu-kayu mati. Generasi yang dibesarkan Allah dengan syahadatain, mendobrak kedhaliman dengan keberanian berdasarkan tauhidullah dan mem-perlakukan dunia dengan santun meneladani Rasulullah saw.

Generasi yang hilang itu harus terlahir kembali ke dunia untuk mengagungkan asma Allah, menjunjung tinggi sunnah Rasulullah, meninggikan panji Islam yang sebenarnya lahir untuk menang, bukannya untuk kalah. Islam itu unggul dan tidak terungguli. Mereka harus merebut kembali kehormatan manusia yang terkoyak oleh thoghut-thoghut durjana. Mereka adalah generasi syahadatain.

Syahadatain adalah pondasi utama. Di atasnya, dibangun aqidah Islam yang shahih, akhlak yang mulia, dan ibadah yang benar. Perpaduan tersebut selanjutnya mewarnai seluruh aspek kehidupan mereka.

Tentang apa dan bagaimana syahadatain itu, dijabarkan oleh Sa’id Hawwa, yang disebut sebagai “al-Ushuul ats-Tsalaatsah yaitu Allah, ar-Rasul, dan al-Islam. Dengan memahami tiga pokok itu seorang muslim akan memiliki gambaran yang utuh tentang agamanya, sehingga dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata.

Pembicaraan tentang Allah sebagai pokok yang pertama dibahas pada makna syahadatain dan ma’rifatullah, ditambah 26 sub pokok bahasan yang berorientasi pada tauhidullah dan membentuk aqidah yang salimah.

Pembicaraan tentang ar-Rasul sebagai pokok yang kedua diterangkan dalam ma’rifatur rasulo dan dijabarkan dalam 8 sub pokok bahasan yang berorientasi untuk menjadikan Nabi saw. sebagai qudwah hasanah dalam praktek kehidupan.

Sedangkan al-Islam sebagai pokok yang ketika dibicarakan dan dijabarkan dalam 10 sub pokok bahasan untuk memberikan gambaran utuh tentang Islam sebagai sistem hidup yang harus dijalani.

&

Satu Tanggapan to “Makna Syahadatain”

  1. Ibnu Jawahiri 21 Mei 2014 pada 13.52 #

    terima kasih infonya…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: