Tafsir Ibnu Katsir Surah An-Nahl (1)

25 Sep

Tafsir Al-Qur’an Surah An-Nahl (Lebah)
Surah Makkiyyah; surah ke 16: 128 ayat

tulisan arab alquran surat an nahl ayat 1bismillaaHir rahmaanir rahiim
“Dengan menyebut Nama Allah Yang Mahapemurah lagi Mahapenyayang.”
“1. telah pasti datangnya ketetapan Allah, Maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang) nya. Maha suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.” (an-Nahl: 1)

Allah memberi kabar tentang dekatnya hari kiamat dengan ungkapan kata kerja bentuk lampau [madli] yang menunjukkan kepastian dan kejadian yang tidak dapat dipungkiri, sebagaimana firman Allah yang artinya: “Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amal mereka, sedangkan mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling [daripadanya].” (al-Anbiyaa’: 1)

Firman Allah: falaa tasta’jiluuHu (“Maka janganlah kamu meminta agar disegerakan [datangnya.]”) maksudnya, telah dekat sesuatu yang jauh. Maka, janganlah kamu meminta agar disegerakan [datangnya]. Dlamir yang terdapat dalam kalimat tasta’jiluuHu dimungkinkan kembali kepada Allah dan dimungkinkan pula kembali kepada siksaan-Nya, dan keduanya saling memperkuat.

Kemudian Allah benar-benar membersihkan diri-Nya dari persekutuan mereka terhadap-Nya, dan dari ibadah mereka yang menyertakan selain Allah bersama-Nya, yaitu berupa berhala-berhala dan sekutu-sekutu. Mahatinggi Allah dan Mahasuci dengan segala ketinggian dan kebesaran. Dan mereka itulah orang-orang yang mendustakan hari kiamat, maka Allah berfirman: subhaanaHuu wa ta’aalaa ‘ammaa yusyrikuun (“Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan.”)

tulisan arab alquran surat an nahl ayat 2“2. Dia menurunkan Para Malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, Yaitu: “Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, Maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku”. (an-Nahl: 2)

Allah berfirman: yunazzilul malaa-ikata bir ruuhi (“Dia menurunkan para malaikat dengan [mebawa] ruh.”) maksudnya wahyu. Dan firman Allah: ‘alaa may yasyaa-u min ‘ibaadiHi (“Kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.”) mereka adalah para Nabi, sebagaimana Allah berfirman: AllaaHu a’lamu haitsu yaj’alu risaalataHu (“Allah lebih mengetahui dimana Dia menempatkan tugas kerasulan.”)(al-An’am: 124)

Dan firman-Nya pula: AllaHu yashthafii minal malaa-ikati rusulaw wa minan naas (“Allah memilih utusan-utusan[Nya] dari Malaikat dan manusia.”)(al-Hajj: 75)
Fiman-Nya: an andziruu (“Peringatkanlah olehmu sekalian”) maksudnya agar mereka semua diberi peringatan: annaHuu laa ilaaHa illaa ana fattaquun (“Bahwasannya tidak ada ilah [yang haq] melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku.”) maksudnya takutlah kamu kepada siksa-Ku , yang Aku peruntukkan bagi orang yang membangkang terhadap perintahku dan menyembah selain Aku.

tulisan arab alquran surat an nahl ayat 3-4“3. Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Maha Tinggi Allah daripada apa yang mereka persekutukan. 4. Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.” (an-Nahl: 3-4)

Allah memberi kabar tentang ciptaan-Nya [yang berupa] alam atas yaitu langit dan alam bawah yaitu bumi dan seisinya, bahwa itu semua diciptakan dengan haq, tidak untuk main-main, melainnkan: “Supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap ada yang telah mereka kerjakan. Dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik [surga].”(an-Najm: 31). Lalu Allah membersihkan diri-Nya dari persekutuan orang yang menyembah-Nya dan menyembah yang lain-Nya, karena Dia yang mandiri dalam menciptakan, sendiri tiada sekutu bagi-Nya, maka dari itu hanya Dia-lah yang berhak untuk diibadahi, tiada sekutu bagi-Nya. lalu Allah mengingatkan atas penciptaan manusia [bahwa kejadiannya] dari mani, yaitu air yang menjijikkan dan lemah, dan ketika dia telah mandiri dan berkembang, tiba-tiba dia membantah Rabb-nya, mendustakan-Nya dan memerangi para Rasul-Nya, sedangkan dia diciptakan sebenarnya adalah sebagai hamba, bukan musuh. Sebagaimana firman Allah yang artinya:

“Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa. Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) memberi mudharat kepada mereka. adalah orang-orang kafir itu penolong (syaitan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya.” (al-Furqaan: 54-55)

Disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari Bisyir bin Jahhasy, bahwa Rasulullah saw. meludah di telapak tangannya, lalu beliau bersabda: “Allah Ta’ala berfirman: ‘Hai anak Adam! Bagaimana mungkin kamu meremehkan Aku dan Aku telah menciptakan kamu dari benda yang seperti ini, sehingga setelah Aku sempurnakan kejadianmu, dan Aku jadikan [susunan tubuh]mu seimbang, kamu berjalan dengan kedua kakimu, dan di bumi ada tempat kuburan bagimu. Lalu kamu kumpulkan harta dan kamu kikir, sehingga ketika kamu telah sekarat kamu berkata: ‘Aku akan bershadaqah, dan kapankah waktu shadaqah itu?’’”

tulisan arab alquran surat an nahl ayat 5-7“5. dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan. 6. dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. 7. dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,” (an-Nahl: 5-7)

Bersambung ke bagian 2

2 Tanggapan to “Tafsir Ibnu Katsir Surah An-Nahl (1)”

  1. farhan 1 Februari 2015 pada 14.11 #

    ko link 2 dst ga ada?

    • untungsugiyarto 2 Februari 2015 pada 06.43 #

      Betul, belum diposting, mudah-mudahan tidak lama lagi, insyaa Allaah… terimakasih sudah berkunjung ke blog ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: