Tafsir Ibnu Katsir Surah An-Nuur (31)

4 Apr

Tafsir Al-Qur’an Surah An-Nuur (Cahaya)
Surah Madaniyyah; surah ke 24:64 ayat

tulisan arab alquran surat an nuur ayat 63“63. janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur- angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.” (an-Nuur: 63)

Adh-Dhahhak meriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Abbas, bahwa ia berkata: “Mereka dahulu mengatakan: ‘Hai Muhammad! Hai Abul Qasim!’ Kemudian Allah melarang mereka dari hal itu untuk mengagungkan Nabi-Nya saw. Rasulullah saw. berkata: ‘Katakanlah: Ya NabiyallaH, ya Rasulallah!’” demikian dikatakan oleh Mujahid dan Sa’id bin Jubair. Qatadah berkata: “Allah memerintahkan agar memuliakan, mengagungkan dan meninggikan Nabi-Nya saw.”

Imam Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam berkaitan dengan firman Allah: laa taj’aluu du’aa-i ba’dlakum ba’dlan (“Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian [yang lain].”) yaitu janganlah kamu mengira doa beliau atas orang lain seperti doa orang-orang lainnya. Karena doa beliau mustajab. Hati-hatilah jangan sampai beliau berdoa atas kalian sehingga kalian binasa. Demikianlah diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim, dari ‘Abdullah bin ‘Abbas, al-Hasan al-Bashri dan ‘Athiyah al-‘Aufi, wallaHu a’lam.

Firman Allah: qad ya’lamullaaHulladziina yatasallaluuna minkum liwaadzan (“Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung [kepada kawannya].’) Muqatil bin Hayyan berkata: “Mereka adalah kaum munafik, mereka merasa berat mendengarkan khutbah pada hari Jum’ah. Mereka berlindung dibalik para shahabat Nabi untuk keluar dari masjid. Padahal seorang pun tidak boleh keluar masjid pada hari Jum’ah kecuali dengan izin Rasulullah saw. setelah beliau menyampaikan khutbah. Apabila salah seorang dari mereka ingin keluar, maka ia memberi isyarat dengan jari kepada beliau tanpa berbicara, berulah beliau memberikan izin. Sebab, apabila mereka berbicara sementara beliau sedang berkhutbah, maka batallah Jum’ah-nya.

As-Suddi berkata: “Dahulu, apabila kaum munafik duduk bersama Rasulullah saw. salam sebuah masjid, sebagian mereka berlindung di balik yang lainnya kemudian menghilang tanpa terlihat oleh beliau.”

Firman Allah: fal yahdzaril ladziina yukhaalifuuna ‘an amriHii (“Maka hendaklah orang yang menyalahi perintah-Nya takut.”) yakni perintah Rasulullah saw., yaitu manhajnya, metodenya, sunnahnya dan syariatnya. Semua perkataan dan perbuatan diukur dengan perkataan dan perbuatan beliau. Mana yang bersesuaian dengannya harus diterima dan mana yang bertentangan harus ditolak, siapapun orangnya. Seperti yang disebutkan dalam kitab ash-Shahihain dan kitab lainnya, dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa mengerjakan amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami, maka amalahnya itu tertolak.”

Yakni hendaklah orang-orang yang menyelisihi syariat Rasulullah saw. lahir maupun batin merasa takut tertimpa fitnah, yakni hati mereka terkena fitnah kekufuran, kemunafikan atau bid’ah. Atau mereka tertimpa adzab yang pedih, yakni di dunia dengan ditegakkannya hukuman dan hudud atau sanksi atau jenis hukuman lainnya. Seperti yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda:

“Perumpamaanku dan perumpamaan kalian adalah seperti seorang lelaki yang menyalakan api. Ketika api itu mulai menerangi sekitarnya, ia membentangkan tikar. Kemudian kupu-kupu dan serangga-serangga yang biasa jatuh ke api berjatuhan ke dalamnya. Lalu lelaki itu berusaha mencegahnya. Namun serangga-serangga itu memperdayanya, lalu masuk ke dalam api. Begitulah perumpamaanku dengan kalian, aku berusaha mencegah kalian dari api seraya berseru, hindarilah api itu! Namun kalian memperdayai aku, lalu kalian masuk ke dalam api.” (HR Bukhari dan Muslim, dari hadits ‘Abdurrazzaq).

tulisan arab alquran surat an nuur ayat 64“64. ketahuilah Sesungguhnya kepunyaan Allahlah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui Keadaan yang kamu berada di dalamnya (sekarang). dan (mengetahui pula) hati (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. dan Allah Maha mengehui segala sesuatu.” (an-Nuur: 64)

Allah mengabarkan bahwa Dia lah pemilik langit dan bumi, bahwa Dia mengetahui perkara yang ghaib dan yang nyata. Dia Mahamengetahui apa yang dikerjakan oleh para hambanya, yang rahasia maupun yang nyata. Allah berfirman: qad ya’lamu maa antum ‘alaiHi (“Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya [sekarang].”) “qad” di sini berfungsi sebagai tahqiq [penunjuk kepastian]. Seperti dalam bacaan iqamat: qad qaamatish shalaatu qad qaamatish shalaatu.

Firman Allah: qad ya’lamu maa antum ‘alaiHi (“Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya [sekarang].”) yaitu Dia mengetahui dan menyaksikannya, tidak ada sebiji dzarrah pun yang tersembunyi dari-Nya. dalam ayat lain Allah berfirman yang artinya: “Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang merek lahirkan.” (Huud: 5)

Firman Allah: wa yauma yurja’uuna ilaiHi (“Dan [mengetahui pada] hari [manusia] dikembalikan kepada-Nya.”) yaitu hari semua manusia dikembalikan kepada Allah, yaitu hari kiamat. Firman Allah: fa yunabbi-uHum bimaa ‘amiluu (“Lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.”) yaitu mengabarkan kepada mereka tentang apa saja yang telah mereka lakukan dulu di dunia, berupa perbuatan mulia maupun perbuatan hina, perkara kecil maupun besar. Kemudian Allah berfirman: wallaaHu bikulli syai-in ‘aliim (“Dan Allah Mahamengetahui segala sesuatu”)

Walhamdu lillaaHi Rabbil ‘aalamiin Nas-aluHut Tamaam.
Selesai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: