Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Qashash ayat 60-61 (19)

6 Okt

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Qashshash (Cerita-Cerita)
Surah Makkiyyah; surah ke 28: 88 ayat

tulisan arab alquran surat al qashash ayat 60-61“60. dan apa saja yang diberikan kepada kamu, Maka itu adalah ke- nikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka Apakah kamu tidak memahaminya? 61. Maka Apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi; kemudian Dia pada hari kiamat Termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?” (al-Qashshash: 60-61)

Allah Ta’ala berfirman mengabarkan tentang kerendahan dunia dan perhiasannya dan keindahan sementara yang dikandungnya, jika dibandingkan dengan nikmat agung dan kekal yang telah disiapkan Allah untuk hamba-hamba-Nya yang shalih di akhirat, sebagaimana firman Allah: bal tu’tsiruunal hayaataddun-yaa. Wal aakhiratu khairuw wa abqaa (“Tetapi kamu [orang-orang kafir] memilih kehidupan duniawi. Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan kekal.”) (al-A’laa: 16-17).
Firman Allah Ta’ala: afalaa ta’qiluun (“Maka apakah kamu tidak memahaminya.”) yaitu apakah orang yang memprioritaskan dunia atas akhirat tidak memahaminya?

Firman Allah: afamaw wa’adnaaHu wa’dan hasanan faHuwa laa qiiHi kamam matta’naaHu mataa’al hayaatiddun-yaa tsumma Huwa yaumal qiyaamati minal muhdlariin (“Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik [surga], lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi; kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret [ke dalam neraka]?”)
Maksudnya Allah berfirman: “Apakah orang mukmin yang membenarkan janji yang Allah berikan bagi sebuah amal shalih berupa pahala yang akan diberikannya kepadanya itu sama dengan orang kafir yang mendustakan perjumpaan dengan Allah, janji dan ancaman-Nya, sedangkan dia bersenang-senang di dunia dalam waktu yang singkat?”
tsumma Huwa yaumal qiyaamati minal muhdlariin (“kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret [ke dalam neraka]”)

Mujahid dan Qatadah berkata: “Yaitu termasuk orang-orang yang disiksa.” Dikatakan bahwa ayat ini turun pada Rasulullah saw. berkenaan dengan Abu Jahal. Pendapat lain mengatakan, bahwa Hamzah, ‘Ali dan Abu Jahal. Kedua pendapat itu berasal dari Mujahid. Yang jelas keduanya berlaku umum.

Bersambung ke bagian 20

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: