Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Qashash ayat 83-84 (28)

8 Okt

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Qashshash (Cerita-Cerita)
Surah Makkiyyah; surah ke 28: 88 ayat

tulisan arab alquran surat al qashash ayat 83-84“83. negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa. 84. Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, Maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, Maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.” (al-Qashshash: 83-84)

Ibnu Juraij berkata: laa yuriiduuna ‘uluwwan fil ardli (“Orang-orang yang tidak ingin menyongkan diri di [muka] bumi,”) membesarkan dan membanggakan diri; wa laa fasaadan (“serta berbuat kerusakan”) yaitu berbuat maksiat.

Di dalam hadits shahih dinyatakan bahwa Nabi saw. bersabda: “Diberikan wahyu kepadaku, hendaknya kalian berwudlu’ hingga tidak ada seseorang yang menyombongkan dirinya atas orang lain dan tidak ada seorang pun yang berbuat dhalim kepada orang lain.”

Firman Allah: man jaa-a bilhasanati (“Barangsiapa yang datang dengan kebaikan,”) yaitu pada hari kiamat. Fa laHuu khairum minHaa (“maka baginya yang lebih baik daripada kebaikan itu.”) yaitu pahala Allah lebih baik daripada kebaikan hamba itu, sebagaimana Allah melipat gandakannya dengan kelipatan yang banyak dan ini merupakan maqam keutamaan.

Kemudian firman Allah: wa man jaa-a bis sayyi-ati fa laa yujzal ladziina ‘amilus sayyi-ati illaa maa kaanuu ya’maluun (“Dan barang siapa yang datang dengan kejahatan, maka tidaklah diberi balasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan seimbang dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.”)

Sebagaimana Dia berfirman dalam ayat yang lain yang artinya: “Dan barangsiapa yang membawa kejahatan, maka disungkurkan muka mereka ke dalam neraka. tidaklah kamu dibalas melainkan [setimpal] dengan apa yang dahulu kamu kerjakan.” (al-Naml: 90) dan ini adalah maqam keputusan dan keadilan.

Bersambung ke bagian 29

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: