Ta’aruf

16 Jan

Ukhuwah Islamiyah; Merajut Benang Ukhuwah Islamiyyah;
DR. Abdul Halim Mahmud

Kata ta’aruf berarti saling mengenal sesama manusia. Misalnya kalimat ta’araftu ilaa fulan, artinya: saya memperkenalkan diri kepada fulan.

Tidak termasuk dalam pengertian ta’aruf jika konteksnyaa membanggakan diri dalam garis keturunan, pangkat, maupun harta, karena semua itu bukanlah ukuran yang tepat untuk mengenal manusia, sebab ukuran yang benar adalah amal shalih dan ketakwaan kepada Allah swt.

Imam Ahmad meriwayatkan dengan sanadnya dari Durrah binti Abi Lahab ra. [Istri Abdullah bin Umrah ra] ia berkata: “Seorang lelaki menghadap Nabi saw. ketika beliau berada di mimbar. Ia bertanya: ‘Wahai Rasulallah, siapakah manusia yang paling baik?’ Beliau saw. menjawab, ‘Manuisia yang paling baik adalah yang paling banyak membaca al-Qur’an, bertakwa kepada Allah, memerintahkan yang ma’ruf, mencegah kemungkaran, dan menyambung tali silaturahim.’”

Saling mengenal di antara kaum muslimin merupakan wujud ketaatan kepada perintah Allah swt. pada ayat Allah berikut ini:
“Hai sekalian manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan dan Kami jadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertakwa di antara kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Yang demikian itu mengharuskan seorang muslim mengenal saudaranya seiman, namanya, nasabnya, dan status sosialnya. Bahkan ia harus mengetahui hal-hal yang disukai dan hal-hal yang tidak disukainya hingga dapat membantunya jika ia berbuat baik, memohonkan ampun untuknya jika ia berdosa, mendoakan untuknya dengan kebaikan jika tidak berada di tempat, dan mencintainya jika ia bertobat. Dan semua itu adalah hak-hak muslim atas saudaranya seiman sebagaimana tersebut dalam sunah nabawi yang suci. Ad-Dailami meriwaytkan dalam al-Firdaus dengan sanadnya dari Anas ra. yang mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda:

“Empat hak orang muslim yang harus kau tunaikan, yaitu: hendaklah engkau menolong orang yang berbuat baik, memintakan ampun bagi orang yang berbuat dosa, mendoakan kebaikan bagi yang berpisah, dan mencintai orang yang bertaubat di antara mereka.”

Saling mengenal di antara sesama muslim adalah langkah pertama, bahkan ia adalah langkah utama dalam menuju terjalinnya ukhuwah karena Allah. Ia merupakan kunci pembuka hati, penjinak, dan penarik simpati. Tahapan ta’aruf mengantarkan kepada tahapan berikutnya menuju ukhuwah islamiyah, yakni ta’aluf.

&

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: