Jangan Sampai Orang Lain Meminta untuk Dipenuhi Hak-Haknya

16 Mar

Jangan Sampai Orang Lain Meminta untuk Dipenuhi Hak-Haknya
Ukhuwah Islamiyah; Merajut Benang Ukhuwah Islamiyyah;
DR. Abdul Halim Mahmud

Imam Muslim meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Hurairah ra. ia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Setiap ruas tulang manusia wajib untuk disedekahi, setiap hari selama matahari terbit. Engkau berbuat adil terhadap kedua orang tua adalah sedekah, engkau membantu seseorang yang berkendaraan dengan membantunya menaikkannya atau mengangkatkan barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah, perkataan yang baik adalah sedekah, setiap langkah menuju masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan aral dari jalan juga adalah sedekah.”

Dailami meriwayatkan dalam al-Firdaus dengan sanadnya dari Anas ra. ia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Ada empat hal yang merupakan hak kaum muslimin atasmu: menolong orang yang berbuat baik di antara mereka, memintakan ampun kepada orang yang berbuat dosa, mendoakan orang yang meninggalkan [berpisah] dan mencintai orang yang bertaubat di antara mereka.”

Empat hak yang disebut ini telah meliputi berbagai amalan lain yang tak terhitung jumlahnya, yang termasuk dalam kategori hak seorang muslim atas saudaranya sesama muslim. Seseorang berkewajiban untuk melaksanakan semua itu dengan inisiatif sendiri secara sukarela.

Bukhari meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Amr bin Ash ra. Nabi saw. bersabda, “Ada 40 sifat [yang paling tinggi adalah kematian syahadah] dimana tidak seorang pun yang mengamalkan salah satu darinya dengan mengharap pahala-Nya dan mempercayai apa yang dijanjikan untuknya kecuali Allah pasti memasukkannya ke dalam surga.”

Ibnu Hajar mengomentari hadits ini berkata, “Rasulullah saw. telah menganjurkan berbagai macam kebaikan dan kebajikan yang tidak terhitung banyaknya. Tentu saja beliau saw. mengetahui keempat puluh sifat terpuji itu, tetapi beliau tidak menyebutkannya satu persatu, dengan pertimbangan bahwa itu lebih baik bagi kita dibandingkan apabila itu beliau sebutkan secara terperinci.”

Ibnu Bathar berkata, “Saya pernah mendengar bahwa sebagian dari mereka ada yang mencarinya. Orang tersebut menemukan lebih dari empat puluh. Di antara yang ditambahkan adalah: menolong pembantu, membuatkan sesuatu untuk orang yang bodoh, melindungi kehormatannya, memasukkan rasa senang kepadanya, menunjukkan kebaikan, berkata yang baik, mengolah tanah dan menanaminya, membesuk orang sakit, berjabat tangan, mencintai karena Allah, membenci karena-Nya, duduk bercakap-cakap karena Allah, saling menziarahi-menasehati- dan menyayangi yang kesemuanya terdapat dalam hadits-hadits shahih. (Ibnu Hajar, Fathul Bari, Sarh Shahih al-Bukhari, V/290, Darur Riyadh li at-Turats, Kairo, 1407 H/1986 M.)

Adalah bagian dari etika ukhuwah dalam Islam jika seorang muslim melaksanakan semua hal itu. Namun jika tidak dapat menunaikan seluruhnya, atau hanya dapat menunaikan sebagiannya, hendaklah diberikan permakluman dan toleransi. Hanya saja tetap dibarengi dengan usaha yang sungguh-sungguh dalam melaksanakan hak-hak saudaranya itu.

Ukhuwah dalam Islam yang terjalin di antara dua orang muslim tidak akan terjalin kokoh kecuali dengan memperhatikan hak-hak ini dan dengan tidak menuntut dari saudaranya hal-hal yang ia tidak mampu melaksanakannya.

&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: