Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Anfaal Ayat 24

26 Agu

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Anfaal
(Harta Rampasan Perang)
Surah Madaniyyah; surah ke 8: 75 ayat

tulisan arab alquran surat al anfaal ayat 24“Hai orang-orang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul, apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.” (QS. Al-Anfaal: 24)

Imam al-Bukhari berkata: istajiibuu (“Penuhilah,”) sambutlah. Limaa yuhyiikum (“Kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu.”) Berarti: limaa yushlihuukum (segala hal yang membawa maslahat bagi kalian).”

Telah menceritakan kepadaku Ishaq, telah menceritakan kepada kami Rauh, dari Abi Sa’ad bin al-Ma’la, ia berkata: “Aku sedang shalat, lalu Rasulullah saw. lewat, beliau memanggilku, lalu aku tidak mendatanginya sehingga aku selesai shalat, kemudian aku mendatangi beliau, lalu beliau bersabda: “Apa yang menghalangimu untuk datang kepadaku?” Bukankah Allah swt, telah berfirman: yaa ayyuHal ladziina aamanus tajiibuu lillaaHi wa lir rasuuli idzaa da’aakum limaa yuhyiikum (“Hai orang-orang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul, apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kamu.”)

Kemudian beliau bersabda: “Sungguh akan aku ajarkan kepadamu satu surat dalam al-Qur’an sebelum aku keluar.” Pembicaraan tentang hadits ini sanad-sanadnya telah dikemukakan pada awal tafsir Surat al-Fatihah.

Berkenaan dengan firman Allah: limaa yuhyiikum (“Kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu,”) Mujahid berkata: “Yaitu, kepada kebenaran.”
Qatadah berkata: limaa yuhyiikum (“Kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu,”) yaitu al-Qur’an ini, karena di dalamnya terdapat keselamatan, keabadian dan kehidupan.” As-Suddi berkata: “Yaitu, di dalam Islam terdapat sesuatu yang bisa menghidupkan mereka setelah kematian mereka yang dikarenakan kekufuran.”

Muhammad bin Ishaq meriwayatkan dari Muhammad bin ja’far bin az-Zubair, dari ‘Urwah bin az-Zubair: yaa ayyuHal ladziina aamanus tajiibuu lillaaHi wa lir rasuuli idzaa da’aakum limaa yuhyiikum (“Hai orang-orang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul, apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kamu.”) maksudnya adalah untuk berperang yang dengannya Allah ” memberikan ‘izzah (kehormatan) kepada kalian setelah kehinaan, menguatkan kalian setelah lemah, memberikan perlindungan yang kokoh kepada kalian dari musuh kalian setelah terkalahkan oleh mereka.”

Firman Allah: wa’lamuu annallaaHa yahuulu bainal mar’i wa qalbiHi (“Dan ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya.”) Ibnu ‘Abbas berkata: “Yaitu menghalangi seorang mukmin dari kekufuran dan seorang kafir dari keimanan.” Diriwayatkan oleh al-Hakim dalam al-Mustadrak secara mauquf. Ia berkata: “(Hadits ini) shahih, sedang al-Bukhari serta Muslim tidak mengeluarya.” Demikian pula Mujahid, Sa’id, ‘Ikrimah, adh-Dhahhak, Abu Shalih, Athiyyah, Muqatil bin Hayyan dan as-Suddi berkata: “Dan banyak hadits yang datang dari Rasulullah yang sesuai dengan ayat ini.”

Imam Ahmad berkata [dengan sanadnya dari ‘Abdullah bin Amr] bahwasanya ia mendengar ‘Abdullah bin Amr bahwasanya ia mendengar Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya hati manusia seluruhnya ada di antara dua jemari Allah seperti satu hati, Dia berbuat (mengatur) terhadapnya sesuai dengan kehendak-Nya”

Kemudian Rasulullah berdo’a:

doa agar diberi hati yang selalu taat kepada Allah“Ya Allah yang menguasai hati, arahkanlah hati-hati kami untuk menaati-Mu.”

Imam Muslim meriwayatkan hadits ini sendiri tanpa Imam al-Bukhari, ia (Muslim) meriwayatkannya bersama an-Nasai’.

Bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: