Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Anfaal Ayat 50-51

9 Sep

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Anfaal
(Harta Rampasan Perang)
Surah Madaniyyah; surah ke 8: 75 ayat

tulisan arab alquran surat al anfaal ayat 50-51“Kalau kamu melihat ketika Para Malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir, seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): ‘Rasakan olehmu siksa neraka yang membakar.” (Tentulah kamu akan merasa ngeri) (QS. 8:50) Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya. (QS. 8 : 51) (al-Anfaal: 50-51)

Allah berfirman: “Hai Muhammad, jika engkau melihat dengan nyata keadaan ketika para Malaikat mencabut nyawa orang-orang kafir, niscaya engkau akan menyaksikan suatu perkara yang sangat besar lagi dahsyat mengerikan, di mana mereka dipukuli wajah dan bagian belakang mereka, seraya mengatakan kepada mereka: wa dzuuquu ‘adzaabal hariiq (“Rasakanlah siksa yang membakar.”)

Ibnu Juraij menceritakan dari Mujahid: adbaaraHum (“Belakang mereka”) berarti bokong mereka.” Ia mengatakan: “Hal itu terjadi dalam perang Badar.”

Redaksi ayat ini, meskipun sebab turunnya adalah (pada) perang Badar, tetapi ia berstatus umum, mencakup setiap orang kafir. Oleh karena itu Allah Ta’ala tidak mengkhususkan bagi orang-orang yang ikut perang Badar, justru Allah berfirman: wa lau taraa idz yatawaffal ladziina kafarul malaa-ikatu yadl-ribuuna wujuuHaHum wa adbaaraHum (“Kalau kamu melihat ketika para Malaikat mencabut jiwa orang-oiang yang kafir, seraya memukul muka dan belakang mereka.”)

Dan dalam surat tentang peperangan juga disebutkan hal yang sama. Hal itu telah dikemukakan sebelumnya dalam surat Aal-An’aam, yaitu firman-Nya yang artinya: “Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat pada waktu orang-orang yang dhalim berada dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para Malaikat memukul dengan tangannya [sambil berkata], ‘Keluarkanlah nyawa kalian.’” (QS. Al-An’aam: 93)

Maksudnya, para Malaikat itu mengulurkan tangan mereka untuk memukul mereka atas perintah dari Rabb mereka, di mana mereka benar-benar kesulitan dan nyawa mereka pun tidak mau keluar dari jasad. Oleh karena itu dikeluarkan melalui tekanan-tekanan. Dan para Malaikat itu menyampaikan berita mengerikan tentang adzab dan murka dari Allah. Oleh Karananya, Allah memberitahukan bahwa para Malaikat mengatakan kepada mereka: “Rasakanlah adzab yang membakar.”

Dan firman-Nya: dzaalika bimaa qaddamat aidiikum (“Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri.”) Maksudnya, balasan tersebut disebabkan oleh perbuatan buruk yang pernah mereka kerjakan semasa hidup di dunia. Semogaa Allah Jalla wa ‘Alaa membalas kalian dengan balasan tersebut.

Wa annallaaHa laisa bidhallaamil lil ‘abiid (“Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya.”) Maksudnya, Allah tidak akan mendhalimi seorang pun dari makhluk-Nya. Bahkan justru Allahlah yang Mahabijaksana dan Mahaadil, di mana Allah Ta’ala tidak akan berbuat dhalim, Allah Mahasuci, Mahaterjaga dari sifat-sifat kurang, Mahakaya dan Mahaterpuji.

Oleh karena itu di dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim rahimahullah, dari Abu Dzar dari Rasulullah saw. beliau bersabda: Allah Ta’ala berfirman: “Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kedhaliman atas diri-Ku sendiri dan Aku menjadikannya haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling berbuat zhalim… Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya hal itu merupakan amal perbuatan kalian, yang akan Aku perhitungkan untuk kalian. Barangsiapa mendapatkan kebaikan, maka hendaklah ia memuji Allah. Dan barangsiapa yang mendapatkan selain dari itu (keburukan), maka hendaklah ia tidak mencela melainkan dirinya sendiri.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu Allah berfirman:

bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: