Tafsir Ibnu Katsir Surah An-Israa’ Ayat 61-62

14 Sep

Tafsir Al-Qur’an Surah An-Israa’
(Memperjalankan di Malam Hari)
Surah Makkiyyah; surah ke 17: 111 ayat

tulisan arab alquran surat al israa ayat 61-62“Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada Malaikat: ‘Sujudlah kamu semua kepada Adam,’ lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: ‘Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?’ (QS. 17:61) Dia (iblis) berkata: ‘Terangkanlah kepadaku, inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku. Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari Kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil saja.’ (QS. 17:62)” (al-Israa’: 61-62)

Allah Yang Mahasuci lagi Mahatinggi menceritakan permusuhan iblis -la’natullah ‘alaih- terhadap Adam dan anak cucunya. Yakni permusuhan yang sudah cukup lama, sejak awal penciptaan Adam. Diceritakan, bahwa Allah Ta’ala pernah memerintahkan para Malaikat untuk bersujud kepada Adam, maka semua Malaikat pun bersujud kecuali iblis yang tetap sombong dan menolak bersujud kepada Adam karena merasa lebih tinggi dan menghinakan Adam.

Qaala a asjudu liman khalaqta thiinan (“Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”) Sebagaimana Allah berfirman dalam ayat yang lain yang artinya: “Aku lebih baik darinya. Engkau ciptakan aku dari api sedang ia Engkau ciptakan dari tanah.” (QS. Al-
A’raaf: 12)

Iblis juga berkata: “Terangkan kepadaku.” Dengan sangat berani dan penuh kekafiran, iblis itu berkata kepada Rabb, sedang Dia memperlakukannya dengan kelembutan dan memberikan tangguh. Qaala ara-aitaka Haadzal ladzii karramta ‘alayya (“Iblis berkata: ‘Terangkanlah kepadaku, inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku?’”) dan ayat seterusnya.

`Ali bin Abi Thalhah bercerita, dari Ibnu `Abbas, ia berkata: la ahtanikanna dzurriyyataHuu illaa qaliilan (“Niscaya benar-benar akan aku sesatkan [aku akan kuasai] keturunannya, kecuali sebagian kecil saja.”) Makna penggalan ayat di atas adalah, “Terangkanlah kepadaku, apakah orang ini yang Engkau muliakan dan agungkan atas diriku? Seandainya Engkau memberi tangguh kepadaku, niscaya aku akan sesatkan anak cucunya kecuali sebagian kecil saja dari mereka yang tidak.”

Bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: