Tafsir Ibnu Katsir Surah An-Israa’ Ayat 86-89

14 Sep

Tafsir Al-Qur’an Surah An-Israa’
(Memperjalankan di Malam Hari)
Surah Makkiyyah; surah ke 17: 111 ayat

tulisan arab alquran surat al israa ayat 86-89“Dan sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, dan dengan pelenyapan itu, kamu tidak akan mendapat seorang pembelapun terhadap Kami, (QS. 17:86) kecuali karena rahmat dari Rabbmu. Sesungguhnya karunia-Nya atasmu adalah besar. (QS. 17:87) Katakanlah: ‘Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa al-Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain. (QS. 17:88) Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dan al-Qur’an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari(nya). (QS. 17:89)” (al-Israa’: 86-89)

Ibnu Mas’ud berkata, orang-orang diterpa angin merah pada akhir zaman dari arah negeri Syamn, sehingga tidak ada yang tersisa di dalam mush-haf seseorang, isi dari al-Qur’an dan tidak juga di dalam hatinya satu ayat pun. Kemudian Ibnu Masud membaca ayat: wa la-in syi’naa lanadzHabanna bil ladzii auhainaa ilaika (“Dan sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu.”) Kemudian Allah Ta’ala mengingatkan kemuliaan al-Qur’an yang agung ini, di mana Ia memberitahukan, seandainya manusia dan jin secara keseluruhan berkumpul dan sepakat untuk mendatangkan apa yang serupa dengan al-Qur’an yang diturunkan kepada Rasul-Nya, niscaya mereka tidak akan pernah mampu melakukannya, meskipun mereka saling tolong-menolong, saling bahu-membahu dalam melakukannya. Karena yang demikian itu merupakan suatu hal yang tidak mungkin dilakukan makhluk ciptaan-Nya. Bagaimana mungkin ucapan makhluk akan sama dengan ucapan sang Penciptanya, yang tiada satu pun dapat menandingi dan menyamai-Nya. WallaHu a’lam.

Firman-Nya: wa laqad sharrafnaa lin naasi (“Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia.”) Maksudnya, telah Kami terangkan kepada mereka berbagai hujjah dan bukti yang nyata serta Kami jelaskan dan uraikan kebenaran kepada mereka, namun demikian kebanyakan manusia menolaknya karena kufur, yaitu ingkar terhadap kebenaran dan menolak yang benar.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: