Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Hijr ayat 73-77

22 Sep

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Hijr
Surah Makkiyyah; surah ke 15:99 ayat

tulisan arab alquran surat al hijr ayat 73-77“73. Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. 74. Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. 75. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. 76. dan Sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). 77. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (al Hijr: 73-77)

Allah Ta’ala berifirman: fa akhadzatHumush shaihatu musyriqiin (“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.”) ash-shaihah di sini adalah suara yang sangat keras mengguntur yang terjadi menjelang matahari terbit, bersama dengan negeri mereka yang terangkat tinggi ke udara, kemudian dibalik yang semula di atas menjadi di bawah, sambil dihujani batu dari sijjil [batu dari tanah yang keras] yang berjatuhan di atas kepala mereka. tentang sijjil ini sudah dibicarakan dalam surah Huud atau 82 dengan jelas.

Firman Allah: inna fii dzallika la aayaatil lil mutawassimiin (“Sesungguhnya pada yang demikian benar-benar terdapat tanda-tanda [kekuasaan Kami] bagi orang yang memperhatikan tanda-tanda .”) maksudnya tanda-tanda yang jelas dari kemurkaan Allah terhadap negeri itu bagi orang yang mau merenungkannya, dan melihat tanda-tanda itu dengan mata penglihatannya dan pikiran mereka.

Mujahid mengatakan tentang firman Allah: al mutawassimiin= al mutafarrisiin [berfirasat]. Ibnu ‘Abbas dan adh-Dhahhak mengatakan al-mutawassimiin = an-naadhiriin [orang-orang yang melihat/berfikir], Qatadah mengatakan: almutwassimiin: almu’tabiriin [orang-orang yang mau mengambil ibarah/contoh]. Malik mengatakan, bahwa sebagian ahli Madinah menafsirkannya dengan al muta’ammiliin [orang-orang yang mau berfikir/ merenungkannya].

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan sebuah hadits marfu’, dari Abu Sa’id, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Takutlah kepada firasat orang Mukmin, karena sesunggguhnya dia melihat dengan cahaya Allah.” Kemudian Rasulullah saw. membaca: inna fii dzaalika la aayaatil lil mutawassimiin (“Sesungguhnya pada yang demikian benar-benar terdapat tanda-tanda [kekuasan Kami] bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.” Hadits ini diriwayatkan olah at-Tirmidzi dan Ibnu Jarir.

Firman Allah: wa innaHaa labisabiilim muqiim (“Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih telah [dilalui manusia].”) maksudnya negeri Sadum [sebelah selatan laut Mati di Palestina] yang tertimpa bencana dengan dibalik secara bentuk dan secara pengertian, dan dihujani dengan batu sehingga berubah menjadi danau yang berbau busuk dan menjijikkan, dengan jalan-jalan yang dikeraskan [aspal], masih ada sampai hari ini. Seperti firman Allah yang artinya: “Dan sesungguhnya kalian [penduduk Makkah] pasti akan melalui bekas-bekas di waktu pagi, dan di waktu malam. Maka apakah kalian tidak memikirkan? Dan sesungguhnya Yunus adalah termasuk dari para Rasul.” (ash-Shaaffaat: 137-139).

Mujahid dan adh-Dhahhak mengatakan: wa innaHaa labi sabiilim muqiim (“Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap [dilalui manusia].”) muqiim=mu’allam [ditandai], Qatadah berkata: “Jalan yang jelas.”

Firman Allah: inna fii dzaalika la aayaatal lil mu’miniin (“Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda [kekuasaan Allah] bagi orang-orang yang beriman”) maksudnya, sesungguhnya apa yang telah Kami perbuat terhadap kaum Luth yang berupa kerusakan, kehancuran dan penyelamatan Luth dan pengikutnya adalah bukti yang jelas atas kekuasaan Allah bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: