Tafsir Ibnu Katsir Surah Yusuf ayat 87-88

27 Sep

Tafsir Al-Qur’an Surah Yusuf
Surah Makkiyyah; surah ke 12: 111 ayat

tulisan arab alquran surat yusuf ayat 87-88“’Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.’(QS. 12:87) Maka ketika mereka masuk ke (tempat) Yusuf, mereka berkata: ‘Hai al-‘Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, maka sempurnakanlah sukatan untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah.’ (QS. 12:88)” (Yusuf: 87-88)

Allah Ta’ala memberitakan tentang Ya’qub bahwa dia menyuruh anak-anaknya agar pergi ke mana saja di muka bumi ini untuk mencari berita tentang Yusuf dan saudaranya, Bunyamin. Kata `tahassus’ dipakai dalam mencari berita kebaikan, sedang `tajassus’ dipakai dalam mencari berita keburukan. Dia membangkitkan semangat, memberi kabar gembira dan menyuruh mereka agar tidak putus asa dari rahmat Allah dan agar terus-menerus berharap dan memohon kepada Allah supaya tercapai maksud dan tujuan mereka, karena hanya orang-orang kafirlah yang putus asa dan harapan dari rahmat Allah.

Firman Allah: Fa lammaa dakhalu ‘alaiHi (“Setelah mereka masuk ke tempat Yusuf”) kalimat lengkapnya: “Maka mereka pun pergi dan masuk ke negeri Mesir, lalu masuk menemui Yusuf; qaaluu yaa ayyuHal ‘aziizu massanaa wa aHlanadl-dlurru (“Mereka berkata: ‘Hai al- Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan”) yaitu kekeringan, paceklik, dan kekurangan makanan; wa ji’naa bibidlaa’atim muzjaatin (“Dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga”) dan kami membawa pengganti harga makanan yang akan kami peroleh, tetapi hanya bernilai sedikit, sebagaimana dikatakan Mujahid, al-Hasan, dan para mufassir lain.

Sedangkan Ibnu ‘Abbas menafsirkannya dengan barang-barang buruk yang tidak layak, seperti karung bekas dan tali. Dalam satu riwayat dari Ibnu `Abbas disebutkan pula uang perak (dirham) yang jelek dan tidak laku, kecuali dengan mengurangi harganya, demikian pula dikatakan oleh Qatadah dan as-Suddi.

Kata izja’ pada asalnya berarti, mendorong sesuatu yang lemah, sepertidikatakan oleh Hatim Tha-i dalam salah satu bait sya’irnya:
“Aku memenuhi panggilanmu untuk dua orang yang sangat membutuhkan yaitu seorang tamu yang membela diri dan para janda yang mendorong seorang duda pada malam hari disebabkan kelemahannya.”

Firman Allah Ta’ala selanjutnya yang memberitakan kisah mereka: fa aufi lanal kaila (“Maka penuhilah sukatan untuk kami”) maksudnya berikan kepada kami dengan harga yang sedikit ini seperti apa yang pernah kamu berikan kepada kami dulu.

Ibnu Juraij mengatakan: wa tashaddaq ‘alainaa (“Dan bersedekahlah untuk kami”) dengan mengembalikan adik kami. Sa’id bin Jubair dan as-Suddi mengatakan: “Dan bersedekahlah untuk kami”, maksudnya dengan menerima barang-barang yang tidak berharga ini dan anda merasa puas dengannya.

Sufyan bin `Uyainah pernah ditanya: “Apakah haram sedekah untuk salah seorang Nabi sebelum Nabi Muhammad saw?” la menjawab: “Apakah kamu belum mendengar firman Allah: fa aufi lanal kaila wa tashaddaq ‘alainaa innallaaHa yajzil mutashaddiqiin (“Maka penuhilah sukatan untuk kami. Dan bersedekahlah untuk kami. Sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah.”) diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.

Ibnu Jarir meriwayatkan dari ‘Utsman bin Aswad, aku mendengar Mujahid ditanya: “Apakah makruh hukumnya bila seseorang dalam doanya mengatakan: ‘Ya Allah bersedekahlah kepadaku.’” Ia menjawab: “Ya, karena sedekah itu hanya bagi orang yang mengharapkan pahala [dari Allah].”

bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: