Tafsir Ibnu Katsir Surah Yunus ayat 57-58

6 Okt

Tafsir Al-Qur’an Surah Yunus
Surah Makkiyyah; surah ke 10: 109 ayat

tulisan arab alquran surat yunus ayat 57-58“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. (QS. 10:57) Katakanlah: ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. 10:58)” (Yunus: 57-58)

Allah berfirman, memberikan karunia kepada makhluk-Nya yaitu berupa al-Qur’an yang Agung, yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya yang mulia.
Yaa ayyuHan naasu qad jaa-akum mau’idhatum mir rabbikum (“Hai manusia! Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu.”) Maksudnya, pencegah kekejian.
Wa syifaa-ul limaa fish shuduur (“Dan penyembuh bagi penyakit-penyakit [yang berada] dalam dada.”) Maksudnya, dari kesamaran-kesamaran dan keraguan-keraguan, yaitu menghilangkan kekejian dan kotoran yang ada di dalamnya.

Wa Hudaw wa rahmatun (“Dan petunjuk serta rahmat.”) Maksudnya, hidayah dan rahmat dari Allah Ta’ala dapat dihasilkan dengan adanya al-Qur’an itu. Dan sesungguhnya hidayah dan rahmat itu hanyalah untuk orang-orang yang beriman kepadanya, membenarkan dan menyakini apa yang ada di dalamnya, sebagaimana firman-Nya yang artinya: “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dhalim selain kerugian.” (QS. Al-Israa’: 82)

Firman-Nya: qul bifadlillaaHi wa birahmatiHii fabidzaalika falyafrahuu (“Katakanlah: ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira.’”) masuknya dengan petunjuk dan agama yang benar, yang datang dari Allah ini hendaknya mereka bergembira, karena sesungguhnya hal itu yang patut mereka banggakan.
Huwa khairum mimmaa yajma’uun (“Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.”) Maksudnya, dari harta duniawi dan apa yang ada di dalamnya, berupa keindahan yang akan rusak dan pasti hilang.

Bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: