Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-A’raaf ayat 42-43

12 Okt

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-A’raaf (Tempat Tertinggi)
Surah Makkiyyah; surah ke 7: 206 ayat

tulisan arab alquran surat al a'raaf ayat 42-43“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni Surga; mereka kekal di dalamnya. (QS. 7:42) Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: ‘Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (Surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang Rasul-Rasul Rabb kami, membawa kebenaran.’ Dan diserukan kepada mereka: ‘Itulah Surga yang telah diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.’ (QS. 7:43)” (al-A’raaf: 42-43)

Setelah Allah menyebutkan keadaan orang-orang yang sengsara, kemudian Allah menyambungnya dengan menyebutkan keadaan orang-orang yang berbahagia, di mana Allah berfirman: wal ladziina aamanuu wa’amilush shaalihaati (“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan aumal-amal shalih.”) Yaitu, hati-hati mereka beriman dan mereka pun mengerjakan amal shalih dengan seluruh anggota tubuh mereka. Yang demikian itu bertolak belakang dengan ayat: ulaa-ikal ladziina kafaruu biaayaatillaaHi wastakbaruu ‘anHaa (“Mereka adalah orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah, dan menyombongkan diri terhadapnya.”)

Di sini Allah mengingatkan bahwa beriman dan beramal dengannya merupakan suatu hal yang mudah, karena Allah telah berfirman: laa nukallifu nafsan illaa wus’aHaa ulaa-ika ash-haabul jannati Hum fiiHaa khaaliduuna. Wa naza’naa maa fii shuduuriHim min ghillin (“Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Mereka itulah para penghuni Surga, mereka kekal di dalamnya. Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka.”) Yaitu berupa kedengkian dan kebencian.

Sebagaimana yang diterangkan dalam hadits yang terdapat dalam Shahih al-Bukhari, yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Jika orang-orang yang beriman telah selamat dari Neraka, maka mereka akan ditahan di atas jembatan yang terdapat di antara Surga dan Neraka. Di sana mereka akan diqishash untuk setiap perbuatan dhalim yang pernah terjadi di antara sesama mereka ketika di dunia, sehingga jika telah bersih, mereka diizinkan untuk masuk Surga. Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya salah seorang di antara mereka lebih mengenal/mengetahui terhadap rumahnya yang berada di Surga daripada terhadap tempat tinggalnya di dunia.” (HR. Al-Bukhari)

Qatadah mengatakan, ‘Ali ra. pernah berkata: “Aku benar-benar berharap supaya aku, ‘Utsman, Thalhah dan az-Zubair termasuk orang-orang yang oleh Allah disebut dalam firman-Nya ini: Wa naza’naa maa fii shuduuriHim min ghillin (“Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka.”)

Oleh karena itu, setelah mereka diberikan warisan berupa Surga, maka: nuuduu an tilkumul jannatu uurits-tumuuHaa bimaa kuntum ta’maluun (“Diserukan kepada mereka: ‘Itulah Surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.’”) Maksudnya, disebabkan oleh amal perbuatan kalian, kalian mendapatkan rahmat sehingga kalian bisa masuk Surga dan kalian dapat menempati tempat-tempat kalian sesuai dengan amal perbuatan kalian.

Pengertian semacam itu sesuai dengan sabda Rasulullah dalam hadits yang terdapat dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, dari Nabi saw. beliau bersabda: “Ketahuilah, bahwasanya amal salah seorang di antara kalian tidak akan memasukkannya ke dalam Surga.” Para Sahabat bertanya: “Termasuk juga engkau, ya Rasulullah?” Beliau saw. menjawab: “Tidak juga aku, kecuali jika Allah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepadaku.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: