Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-A’raaf ayat 107-108

29 Nov

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-A’raaf (Tempat Tertinggi)
Surah Makkiyyah; surah ke 7: 206 ayat

tulisan arab alquran surat al a'raaf ayat 107-108“Maka Musa menjatuhkan tongkatnya, lalu seketika itu juga tongkat tersebut menjadi ular yang sebenarnya. (QS. 7:107) Dan ia mengeluarkan tangannya, maka seketika itu juga tangannya menjadi putih bercahaya (terlihat) oleh orang-orang yang melihatnya. (QS. 7:108)” (al-A’raaf: 107-108)

Mengenai firman Allah: tsu’baanum mubiin; Ali bin Abi ThalHaH mengatakan dari Ibnu ‘Abbas: “Yaitu ular jantan.”

Dan firman Allah: wa naza’a yadaHu fa idzaa Hiya baidlaa-u lin naadhiriin (“Dan ia mengeluarkan tangannya, maka seketika itu juga tangannya menjadi putih bercahaya [terlihat] oleh orang-orang yang melihatnya.”) Artinya, Musa mengeluarkan tangannya dari bajunya setelah sebelumnya memasukkannya, tiba-tiba ia menjadi putih berkilau tanpa adanya cacat dan penyakit.

Sebagaimana firman Allah yang artinya: “Dan masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, niscaya ia akan keluar putih (bersinar) bukan karena penyakit.” (QS. An-Naml: 12)

&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: