Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-A’raaf ayat 130-131

30 Nov

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-A’raaf (Tempat Tertinggi)
Surah Makkiyyah; surah ke 7: 206 ayat

tulisan arab alquran surat al a'raaf ayat 130-131“Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir’aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran. (QS. 7:130) Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: ‘Ini adalah karena (usaha) kami.’ Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (QS. 7:131)” (al-A’raaf: 130-131)

Allah berfirman: wa laqad akhadznaa aala fir’auna (“Dan sesungguhnya Kami telah menghukum [Fir’aun dan] kaumnya.”) maksudnya Kami uji dan coba mereka; bis siniina (“dengan [mendatangkan] musim kemarau yang panjang.”) yaitu masa-masa kelaparan yang sangat panjang karena sedikitnya tanaman yang tumbuh; wa naqshim minats tsamaraati (“dan kekurangan buah-buahan”) Mujahid berkata: “Yaitu cobaan yang lebih ringan dari hal tersebut.”

La’allaHum yadzdzakkaruun. Fa idzaa jaa-atHumul hasanatun (“Supaya mereka mengambil pelajaran. Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran.”) Maksudnya kesuburan dan melimpahnya rizki. Qaaluu lanaa HaadziHi (“Mereka berkata: ‘Ini adalah karena usaha kami.’”) Maksudnya, semuanya ini memang sudah menjadi hak kami.

Wa in tushibHum sayyi-atun (“Dan jika mereka ditimpa kesusahan.”) Yakni ketidak suburan dan kegersangan, maka: yathayyaruu bi muusaa wa mam ma’aHu (“Mereka melemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya.”) Maksudnya, semuanya ini disebabkan oleh mereka (Musa dan kaumnya) dan apa yang mereka bawa.

Alaa innamaa thaa-iruHum ‘indallaaHi (“Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah.”) Artinya, semua bencana yang menimpa mereka itu sudah menjadi ketetapan di sisi Allah. Wa laakinna aktsaraHum laa ya’lamuun (“Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.”)

&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: