Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-A’raaf ayat 136-137

30 Nov

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-A’raaf (Tempat Tertinggi)
Surah Makkiyyah; surah ke 7: 206 ayat

tulisan arab alquran surat al a'raaf ayat 136-137“Kemudian Kami menghukum mereka, maka Kami tenggelamkan mereka di laut disebabkan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka adalah orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami itu. (QS. 7:136) Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telab tertindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telab Kami beri berkah padanya. Dan telab sempurnalah perkataan Rabbmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa telah dibuat Fir’aun dan kaumnya dan apa yang telab dibangun mereka. (QS. 7:137)” (al-A’raaf: 137-137)

Allah Ta’ala memberitahukan, setelah Fir’aun dan kaumnya masib tetap bertindak sewenang-wenang dan melampaui batas padahal mereka diuji dengan berbagai tanda-tanda kekuasaan-Nya yang berturut-turut satu per satu, maka Dia pun menghukum mereka dengan menenggelamkan mereka ke dalam lautan. Laut yang Allah belah untuk penyeberangan Musa as. hingga ia bersama Bani Israil berhasil menyeberanginya.

Fir’aun dan kaumnya berusaha mengejar, dan ketika sampai, mereka pun ikut masuk ke dalamnya, hingga mereka tenggelam semua. Yang demikian itu disebabkan oleh pendustaan dan pengabaian mereka terhadap ayat-ayat Allah.

Dan Allah Ta’ala memberitahukan, bahwa Dia akan mewariskan bumi dari barat sampai timur kepada kaum yang ditindas, yaitu Bani Israil. Firman-Nya yang artinya: “Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain.”) (QS. Ad-Dukhaan: 28)

Mengenai firman Allah: masyaariqal ardli wa maghaaribaHal latii baaraknaa fiiHaa (“Negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya,”) dari al-Hasan al-Bashri dan Qatadah: “Yaitu negeri Syam.”

Dan firman-Nya lebih lanjut: wa tammat kalimatu rabbakal husnaa ‘alaa banii israa-iila bimaa shabaruu (“Dan telah sempurnalah perkataan Rabbmu yang baik [sebagai janji] untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka.”) Mujahid dan Ibnu Jarir berkata: “(Janji yang dimaksud) yaitu firman Allah yang artinya:

“Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi bumi. Dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Fir’aun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dari mereka itu.” (QS. Al-Qashash: 5-6)

Firman Allah selanjutnya: wa dammarnaa maa kaana yashna’u fir’aunu wa qaumuHu (“Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir’aun dan kaumnya.”) Maksudnya, Kami binasakan apa yang telah dibuat oleh Fir’aun dan kaumnya, yaitu berupa bangunan dan ladang-ladang pertanian.
Wa maa kaanuu ya’risyuun (“Serta apa yang telah dibangun mereka.”) Ibnu ‘Abbas dan Mujahid berkata: “ya’risyuun” berarti: “yabnuun” (apa yang mereka bangun).”

&

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: