Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-An’am ayat 112-113

18 Des

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-An’am (Binatang Ternak)
Surah Makkiyyah; surah ke 6: 165 ayat

tulisan arab alquran surat al an'am ayat 112-113“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Rabbmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkan mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (QS. 6:112) Dan (juga) agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat cenderung kepada bisikan itu, mereka merasa senang kepadanya, dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka (syaitan) kerjakan. (QS. 6:113)” (al-An’aam: 112-113)

Allah Ta’ala berfirman, sebagaimana Kami telah jadikan untukmu, wahai Muhammad, musuh-musuh yang menentang, memusuhi, dan melawanmu, Kami juga menjadikan musuh-musuh bagi setiap Nabi sebelum dirimu, oleh karena itu, hendaklah semua hal itu tidak menjadikanmu bersedih.

Sebagaimana Allah berfirman yang artinya: “Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada Rasul-Rasul sebelum kamu.” (QS. Fushshilat: 43). Waraqah bin Naufal pernah berkata kepada Rasulullah saw: “Sesungguhnya tidak ada seorang pun datang dengan membawa seperti apa yang engkau bawa, melainkan mendapat perlawanan.”

Firman-Nya: syayaathiinal insi wal jinni (“Syaitan-syaitan [dari jenis] manusia dan [dari jenis] jin.”) Merupakan badal (pengganti) dari kata sebelumnya: ‘aduwwan (“Musuh.”) Dengan pengertian, bahwa mereka mempunyai musuh yang berasal dari kalangan syaitan, baik yang berupa manusia maupun jin. Syaitan itu sendiri berarti segala sesuatu yang menyimpang dari tabiatnya berupa kejahatan. Dan tidak ada yang memusuhi para Rasul melainkan syaitan-syaitan, baik dari jenis manusia maupun jin. Semoga mereka dihinakan dan dilaknat oleh Allah.

Firman Allah: yuuhii ba’dluHum ilaa ba’dlin zukhrufil qaula ghuruuran (“Sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu [manusia]”) Artinya, sebagian dan syaitan-syaitan itu menyampaikan kepada sebagian lainnya kata-kata indah dan mempesona, yaitu dibumbui dengan hal-hal menarik yang dapat memperdaya pendengarnya yang tidak mengerti tipu dayanya.

Wa lau syaa-a rabbuka maa fa’aluuHu (“Jikalau Rabbmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya.”) Maksudnya, semuanya itu terjadi karena takdir, ketetapan dan kehendak Allah, bahwa setiap Nabi mempunyai musuh yang berupa syaitan-syaitan tersebut.

fadzurHum (“Maka tinggalkanlah mereka.”) Artinya, biarkan saja mereka itu. Wa maa yaftaruun (“Dan apa yang mereka ada-adakan.”) Yaitu, apa yang mereka dustakan. Maksudnya, biarkan saja hal-hal menyakitkan yang dilakukan mereka tersebut, dan bertawakkallah kepada Allah atas permusuhan mereka itu, sesungguhnya cukuplah Allah sebagai pelindung dan penolongmu dari mereka.

Firman-Nya: wa litashghaa ilaiHi (“Agar cenderung kepada bisikan itu.”) Menurut Ibnu `Abbas: “Agar condong kepadanya.”
Af-idatul ladziina laa yu’minuuna bil aakhirati (“Hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat.”)Yaitu hati, akal, dan pendengaran mereka cenderung kepada bisikan tersebut.
Wa liyardlauHu (“[Dan agar] mereka merasa senang kepadanya.”) Yakni, [agar mereka] merasa suka dan menghendakinya.

Mengenai firman-Nya: wa liyaqtarifuu maa Hum muqtarifuun (“Dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka [syaitan] kerjakan.”) ‘Ali bin Abi Thalhah mengatakan dari Ibnu ‘Abbas: “Agar mereka mengusahakan apa yang mereka usahakan.” Sedangkan as-Suddi dan Ibnu Zaid berkata: “Agar mereka mengerjakan apa yang mereka kerjakan.”

&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: