Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-An’am ayat 130

19 Des

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-An’am (Binatang Ternak)
Surah Makkiyyah; surah ke 6: 165 ayat

tulisan arab alquran surat al an'am ayat 130“Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu Rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: ‘Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri,’ kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.” (QS. al-An’aam: 130)

Ini pun termasuk peringatan keras dari Allah Ta’ala kepada orang-orang kafir dari kalangan bangsa jin dan manusia pada hari Kiamat kelak, yaitu Dia bertanya kepada mereka, padahal Dia lebih mengetahui, apakah para Rasul telah menyampaikan kepada mereka risalah-Nya. Dan inilah pertanyaan yang sifatnya memastikan:

Yaa ma’syaral jinni wal insi alam ya’tikum rusulum minkum (“Wahai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu Rasul-Rasul dari golongan kamu sendiri.”) Yaitu, Rasul-Rasul dari golongan kalian sendiri, sedangkan para Rasul itu berasal dari golongan manusia saja, dan tidak ada Rasul dari golongan jin, sebagaimana hal itu telah dinashkan oleh Mujahid, Ibnu Juraij, serta beberapa imam salaf maupun khalaf.

Ibnu `Abbas berkata, “Para Rasul itu berasal dari kalangan anak cucu Adam (manusia), sedang dari kalangan jin adalah sedikit sekali.”
Ibnu Jarir menceritakan dart adh-Dhahhak bin Muzahim, dia berpendapat bahwa dari golongan jin itu terdapat Rasul, dia menggunakan ayat di atas sebagai dalil. Dan pendapat tersebut perlu ditinjau.

Dalil yang menunjukkan bahwa para Rasul itu berasal dari golongan manusia adalah firman Allah yang artinya berikut ini:

“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nub dan Nabi-Nabi setelahnya, dan kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun, dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Dawud Dan (Kami telah mengutus) Rasul-Rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka itu kepadamu dahulu, dan Rasul-Rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa secara langsung. (Mereka Kami utus) selaku Rasul-Rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya Rasul-Rasul itu. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS.
An-Nisaa’: 163-165).

Demikian juga firman-Nya mengenai Ibrahim, yang artinya:
“Dan Kami jadikan kenabian dan al-Kitab pada keturunannya.” (QS. Al-‘Ankabuut: 27).

Dengan demikian, kenabian dan al-Kitab itu setelah Nabi Ibrahim hanya diberikan kepada anak keturunannya. Dan tidak ada seorang pun yang mengatakan bahwa sebelum Ibrahim, kenabian itu diberikan kepada bangsa jin dan berakhir dengan diangkatnya Ibrahim sebagai Rasul.

Allah Ta’ala sendiri telah berfirman yang artinya: “Dan Kami tidak mengutus Rasul-Rasul sebelummu melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan dipasar-pasar.” (QS. Al-Furqaan: 20).

Allah juga berfirman yang artinya: “Kami tidak mengutus sebelum kamu melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri.” (QS. Yusuf: 109).

Sebagaimana diketahui bahwa hal ini jin itu mengikuti manusia. Oleh karena itu untuk memberitahukan mengenai mereka, Allah berfirman yang artinya:

“Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan al-Qur’an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan(nya) lalu mereka berkata, ‘Diamlah kamu (untuk mendengarkannya).’ Ketika pembacaan telah selesai, mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan. Mereka berkata, ‘Wahai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (al-Qur’an) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus. Wahai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan melepaskanmu dari adzab yang pedih. Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah, maka dia tidak akan melepaskan diri dari adzab Allah di muka bumi dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.’” (QS. Al-Ahqaaf: 29-32).

Dalam hadits yang diriwayatkan at-Tirmidzi dan perawi lainnya disebutkan, bahwa Rasulullah membacakan kepada mereka (para Sahabat) surat ar-Rahman yang di dalamnya terdapat firman-Nya [yang artinya]: “Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu, wahai manusia dan jin. Maka nikmat Rabbmu yang manakah yang kamu dustakan?” (ar-Rahmaan: 31-32). Berkenaan dengan ayat ini Allah berfirman:

Yaa ma’syaral jinni wal insi alam ya’tikum rusulum minkum yaqushshuuna ‘alaikum aayaatii wa yundziruunakum liqaa-a yaumikum Haadzaa qaaluu syaHidnaa ‘alaa anfusinaa (“Wahai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu Rasul-Rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata, ‘Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri.”)

Maksudnya, kami mengakui bahwa para Rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah-Mu kepada kami, serta memperingatkan kami, akan pertemuan dengan-Mu. Dan hari pertemuan itu benar-benar terjadi.

Sedangkan firman-Nya: wa gharratHumul hayaatud dun-yaa (“Kehidupan dunia telah menipu mereka.”) Yaitu, mereka telah lengah dan lalai dalam kehidupan mereka di dunia, dan mereka binasa karena pendustaan mereka terhadap para Rasul, serta penolakan mereka terhadap mukjizat karena mereka tertipu oleh keindahan dan perhiasan kehidupan dunia.

Wa syaHiduu ‘alaa anfusiHim (“Dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri.”) Yakni, pada hari Kiamat kelak; annaHum kaanuu kaafiriin (“Bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.”) Yaitu kufur di dunia terhadap apa yang dibawa oleh para Rasul, semoga shalawat dan salam Allah atas para Rasul-Nya.

&

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: