Nasib Penarik Pungutan Liar dan Pemutus Silaturahim

28 Jan

At-Tadzkirah; Bekal Menghadapi Kehidupan Abadi;
Imam Syamsuddin al-Qurthubi

Di sini diterangkan bahwa penarik pungutan liar dan pemutus silaturahim tidak masuk surga. Allah ta’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu duduk-duduk di tiap-tiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok.” (al-A’raaf: 86)

Ayat ini menurut sebagian ulama turun tentang para penarik pungutan liar dan pemungut sepersepuluh dari hasil bumi. Dan firman-Nya juga:

“Maka, apakah kiranya jika kamu berkuasa, kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan oleh-Nya telinga mereka, dan dibutakan oleh-Nya penglihatan mereka.” (QS Muhammad: 22-23)

Menurut riwayat Muslim dari Jubair bin Muth’im, dari ayahnya, dari Nabi saw, beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga sang pemutus.”

Kata Ibnu Abi Umar, bahwa Sufyan berkata bahwa yang dimaksud adalah pemutus silaturahim.

Abu Dawud meriwayatkan dari Uqbah bin Amr ra, dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Tidak masuk surga penarik pungutan liar.”

&

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: