Definisi Mutlaq dan Muqayyad

6 Mar

Ilmu Al-Qur’an (‘Ulumul Qur’an)
Studi Ilmu-ilmu Al-qur’an; Mannaa’ Khaliil al-Qattaan

Mutlaq adalah lafadz yang menunjukkan suatu hakekat tanpa sesuatu qayid [pembatas]. Jadi ia hanya menunjuk kepada satu individu tidak tertentu pada hakekat tersebut. Lafadz mutlaq ini pada umumnya berbentuk lafadz nakirah dalam konteks kalimat positif.

Misalnya lafadz “raqabatun” (budak) dalam ayat: fatahriiru raqabatin (“Maka [wajib] atasnya memerdekakan seorang budak.”) (al-Mujadalah: 3). Pernyataan ini meliputi pembebasan seorang budak yang mencakup segala jenis budak, baik yang mukmin maupun yang kafir.

Lafadz “raqabaH” adalah nakirah dalam bentuk positif. Karena itu pengertian ayat ini adalah, wajib atasnya memerdekakan seorang budak dengan jenis apa pun juga. Juga seperti ucapan Nabi: “Tidak ada pernikahan tanpa seorang wali.” (Hadits Ahmad dan empat imam). “Wali” di sini adalah mutlak, meliputi segala jenis wali baik yang berakal sehat maupun tidak.

Oleh karena itu sebagian ulama Ushul mendifinisikan mutlaq dengan “suatu ungkapan tentang isim nakirah dalam konteks positif”.

Kata-kata “nakirah” mengecualikan isim ma’rifat dan semua lafadz yang menunjukkan sesuatu yang tertentu. Dan kata-kata “dalam konteks positif” mengecualikan isim nakirah dalam konteks negatif [nafy], karena nakirah dalam bentuk negatif mempunyai arti umum, meliputi semua individu yang termasuk jenisnya.

Muqayyad adalah lafadz yang menunjukkan suatu hakekat dengan qayid [batasan], seperti kata-kata “raqabaH” (budak) yang dibatasi dengan “iman” dalam ayat: fatahriiru raqabatim mu’minatin (“Maka [hendaklah pembunuh itu] memerdekakan budak yang beriman.”) (an-Nisaa’: 92)

&

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: