Takwil yang Tercela

9 Mar

Ilmu Al-Qur’an (‘Ulumul Qur’an)
Studi Ilmu-ilmu Al-qur’an; Mannaa’ Khaliil al-Qattaan

Takwil yang tercela adalah takwil dengan memalingkan lafadz dari makna rajih kepada makna marjuh karena ada dalil yang menyertainya. Takwil semacam ini dapat dipergunakan oleh sebagian besar ulama muta’akhkhiriin, dengan tujuan untuk lebih memahasucikan Allah swt. dari keserupaan-Nya dengan makhluk seperti yang mereka sangka. Dugaan ini sungguh bathil karena dapat menjatuhkan mereka ke dalam kekhawatiran yang sama dengan apa yang mereka takuti, atau bahkan lebih dari itu.

Misalnya ketika mereka mentakwilkan “tangan” [al-yad] dengan kekuasaan [al-qudrah]. Maksud mereka adalah untuk menghindarkan penetapan “tangan” bagi Khalik mengingat makhluk pun memiliki tangan. Oleh karena lafadz al-yad ini bagi mereka menimbulkan kekaburan maka ditakwilkanlah dengan al-qudrah.

Hal semacam ini mengandung kontradiktif, karena memaksa mereka untuk menetapkan suatu makna yang serupa dengan makna yang mereka sangka harus ditiadakan, mengingat makhluk pun mempunyai kekuasaan, al-qudrah pula.

Apabila qudrah yang mereka tetapkan itu hak dan mungkin, maka penetapan tangan bagi Allah pun hak dan mungkin. Sebaliknya jika penetapan “tangan” dianggap bathil dan terlarang karena menimbulkan keserupaan [menurut dugaan mereka], maka penetapan “kekuasaan” juga bathil dan terlarang. Dengan demikian, maka tidak dapat dikatakan bahwa lafadz ini ditakwilkan, dalam arti dipalingkan dari makna yang rajih kepada makna yang marjuh.

Celaan terhadap para penakwil yang datang dari para ulama salaf dan lainnya itu ditujukan kepada mereka yang menakwilkan lafadz-lafadz yang kabur maknanya bagi mereka, tetapi tidak menurut takwil yang sebenarnya, sekalipun yang demikian tidak kabur bagi orang lain.

&

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: