Tafsir Ibnu Katsir Surah At-Taubah / Al-Bara’ah ayat 70

26 Jun

Tafsir Al-Qur’an Surah At-Taubah (Pengampunan)
Surah Madaniyyah; surah ke 9: 129 ayat

tulisan arab alquran surat at taubah ayat 70“Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan dan (penduduk) negeri-negeri yang telah musnah. Telah datang kepada mereka para Rasul dengan membawa keterangan yang nyata, maka Allah tidaklah sekali-kali menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” (QS. at-Taubah/ Bara’ah: 70)

Allah berfirman seraya memberi teguran kepada orang-orang munafik yang mendustakan para Rasul itu: alam ya’tiHim naba-ul ladziina min qabliHim (“Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang sebelum mereka.”) Yakni, belumkah mereka diberi kabar tentang orang-orang sebelum mereka yang mendustakan para Rasul?

Qaumu nuuhin (“Kaum Nabi Nuh,”) dan banjir besar yang menenggelamkan seluruh penduduk bumi kecuali orang-orang yang beriman kepada Nabi Nuh as.
Wa ‘aadin (“Dan kaum Aad,”) bagaimana mereka dimusnahkan dengan angin dahsyat; ketika mereka mendustakan Nabi Hud.
Wa tsamuuda (“Dan kaum Tsamud,”) bagaimana mereka, ketika mereka mendustakan Nabi Shalih as dan membunuh unta yang diamanatkan.
Wa qaumi ibraaHiima (“Dan kaumnya Ibrahim, “) bagaimana Allah menolong Nabi Ibrahim atas mereka, memperkuatnya dengan mukjizat-mukjizat yang nyata dan menghancurkan raja mereka, Namrudz -semoga Allah melaknatnya-.
Wa ash-haabi madyana (“Dan penduduk Madyan,”) mereka adalah kaumnya Nabi Syu’aib as, bagaimana mereka ditimpa gempa dan adzab pada hari panen.
Wal mu’tafikaat (“Dan negeri-negeri yang telah musnah,”) kaumnya Nabi Luth, di mana mereka waktu itu tinggal di Madain.

Allah berfirman dalam ayat lain yang artinya: “Dan negeri-negeri kauna Luth yang telah dihancurkan Allah.” (QS. An-Najm: 53). Disebutkan, bahwa ia adalah kota utama mereka yang bernama Sadum. Maksudnya, bahwa Allah telah menghancurkan mereka semua karena mereka telah mendustakan Nabi Luth as. dan mereka telah melakukan penyimpangan seksual yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun dari umat sebelumnya.

atatHum rusuluHum bil bayyinaat (“Para Rasul telah datang kepada mereka dengan membawa
keterangan.”) Yakni, dengan membawa argumentasi dan bukti-bukti yang kuat dan pasti.

Famaa kaanallaaHu liyadhlimaHum (“Maka Allah sekali-sekali tidak menganiaya mereka.”) Yakni, dengan menghancurkan mereka, kerena Allah telah mendatangkan alasan (hujjah) dengan mengutus para Rasul dan membuang segala yang meragukan.

Wa laakin anfusaHum yadhlimuun (“Akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.”) Yakni, dengan sikap mereka yang mendustakan para Rasul dan mengingkari kebenaran. Maka, mereka menjerumuskan diri mereka ke dalam adzab dan kehancuran.

&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: