Tag Archives: ayat 82

Tafsir Ibnu Katsir Surah An-Naml ayat 82 (23)

5 Jun

Tafsir Al-Qur’an Surah An-Naml (Semut)
Surah Makkiyyah; surah ke 27: 93 ayat

tulisan arab alquran surat an naml ayat 82“82. dan apabila Perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (an-Naml: 82)

Binatang itu akan keluar di akhir zaman ketika kerusakan melanda manusia dan mereka sudah berani meninggalkan perintah-perintah Allah serta merubah agama mereka yang haq. Allah mengeluarkan binatang itu dari bumi. Ada yang mengatakan, dimulai dari Makkah. Dan ada yang mengatakan, dari kota lain, sebagaimana akan datang rincian penjelasannya insya Allah. Kemudian binatang ini berbicara kepada manusia tentang hal itu.

Ibnu ‘Abbas, al-Hasan, Qatadah berkata, dan diriwayatkan dari ‘Ali ra. ia berkata: “Dia mengajak mereka bicara tentang satu pembicaraan, yaitu berdialog dengan mereka.” wallaaHu a’lam.

Ibnu ‘Abbas berkata dalam riwayat yang lain, melukai/mencela mereka. dalam riwayatnya yang lain, ia berkata, yaitu mereka berkata: “Cobalah engkau tidak melakukan ini dan itu.” Ini merupakan kata-kata yang baik dan tidak ada pertentangan, wallaaHu a’lam. Cerita tentang binatang ini telah dicantumkan dalam banyak hadits dan atsar. Kita akan menceritakan yang mudah saja, hanya kepada Allahh kita memohon pertolongan.

Imam Ahmad meriwayatkan, bahwa Hudzaifah bin Usaid al-Ghifari berkata, Rasulullah saw. mengawasi kami dari kamar saat kami berdialog tentang hari kiamat, maka beliau bersabda: “Hari kiamat tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda: terbitnya matahari dari barat, kepulan asap, binatang [daabbaH], keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, keluarnya ‘Isa bin Maryam as. dan keluarnya Dajjal serta tiga kelongsorang: kelongsoran di barat, kelongsoran di timur dan kelongsoran di jazirah Arab, serta api yang keluar dari bawah bumi ‘Adn yang menggiring manusia dimana saja mereka bermalam dan dimana saja mereka tidur siang.” (demikian diriwayatkan oleh Muslim dan ash-haabus Sunan. At-Turmudzi berkata: “Hasan shahih”)

Dalam hadits lain, Imam Muslim bin al-Hajjaj meriwayatkan, bahwasannya ‘Abdullah bin ‘Amr berkata: Aku hafal dari Rasulullah saw. sebuah hadits yang tidak pernah aku lupakan setelah itu, aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya tanda-tanda pertama adalah terbitnya matahari dari barat, keluarnya binatang [daabbaH] kepada manusia di waktu dluha. Tanda mana saja di antara yang sudah datang, maka yang lain akan mengiringinya tidak lama lagi.”

Imam Muslim meriwayatkan dalam shahihnya dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Segeralah beramal sebelum datang yang enam: terbitnya matahari dari barat, kepulan asap, Dajjal, binatang, kekhususan salah seorang kalian dari urusan umum.”

Abu Dawud ath-Thayalisi berkata, bahwa Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Binatang bumi itu keluar membawa tongkat Musa dan cincin Sulaiman. Lalu binatang itu memukul [mencap] hidung orang kafir dengan tongkat itu dan mencap wajah orang Mukmin dengan cincin tersebut, hingga manusia berkumpul di sebuah perkumpulan, dimana orang Mukmin dapat diketahui dari orang kafir.” (HR Ahmad)

Dalam hadits Ibnu Majah dikatakan bahwa beliau bersabda: “Lalu hidung orang kafir dipukul dengan cincin dan wajah orang Mukmin dicap dengan tongkat, hingga orang-orang yang berkumpul dalam satu pertemuan berkata: ‘Ini, hai Mukmin dan ini hai kafir.’” (HR Ibnu Majah)

Bersambung ke bagian 24