Tafsir Ibnu Katsir Surah At-Taubah / Al-Bara’ah ayat 79

28 Jun

Tafsir Al-Qur’an Surah At-Taubah (Pengampunan)
Surah Madaniyyah; surah ke 9: 129 ayat

tulisan arab alquran surat at taubah ayat 79“(Orang-orang munafik) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu dan untuk mereka adzab yang pedih.” (QS. at-Taubah / al-Baraah: 79)

Di antara sifat orang-orang munafik yang lainnya adalah, bahwasanya tidak akan ada seorang pun yang lepas dari celaan dan ejekan mereka dalam segala hal. Bahkan orang-orang yang suka bersedekah pun tidak lepas dari celaan orang-orang munafik tersebut. Jika ada salah seorang yang suka bersedekah datang dengan membawa harta yang banyak, maka mereka (orang-orang munafik) mengatakan: “Ia lakukan hal itu karena riya’.” Dan jika ia membawa pemberian yang sedikit, maka mereka akan mengatakan: “Allah tidak membutuhkan sedekah ini.”

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, dari Abi Mas’ud, ia menceritakan: “Setelah ayat sedekah turun, kami membawa barang di atas punggung kami. Lalu ada seseorang yang datang dan bersedekah dengan jumlah yang sangat banyak. Lalu orang-orang munafik itu berkata: ‘Orang itu berbuat demikian karena riya.’ Kemudian datang orang yang lain dan bersedekah dengan satu sha’. Maka orang-orang munafik itu berkata: ‘Sesunguhnya Allah tidak membutuhkan sedekah ini.’ Lalu turunlah ayat: alladziina yalmizuunal muthawwi’iina (“[Orang-orang munafik] yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela.”)

Hadits tersebut juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitabnya Shahih Muslim.

Adapun orang yang bersedekah dengan usahanya itu adalah Abu ‘Uqail saudara Bani Anif al-Arasyi, sekutu Bani `Amr bin `Auf, di mana ia datang dengan membawa satu sha’ kurma, untuk ia berikan sebagai sedekah.

Firman-Nya: fa yaskharuuna minHum sakhirallaaHu minHum (“Sehingga orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu.”) Yang demikian ini termasuk (dalam) masalah pembalasan terhadap perbuatan mereka yang buruk dan penghinaan mereka terhadap orang-orang yang beriman, karena balasan itu sejenis (setimpal) dengan perbuatan. Sehingga mereka diperlakukan seperti orang-orang yang mereka olok-olok, sebagai wujud memenangkan orang-orang mukmin di dunia. Dan Allah telah menyediakan adzab yang pedih di akhirat bagi orang-orang munafik, karena balasan itu sejenis (setimpal) dengan jenis amal perbuatan.

&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: