Fiqih dan Syari’ah


Fiqih dan Syari’ah
Fiqih dan Syari’ah; Ahmad Sarwat, Lc

BAB 1
Urgensi Ilmu Syariah
1. Mengenal Syariah : Bagian dari Identitas Ke-Islaman Seseorang
2. Allah SWT Mewajibkan Setiap Muslim Belajar Syariah
3. Syariah Adalah Kunci Memahami Al-Quran & As-Sunnah
4. Ilmu Syariah Adalah Porsi Terbesar Ajaran Islam
5. Tinginya Kedudukan Orang Yang Menguasai Syariah
6. Tidak Paham Syariah Adalah Akar Perpecahan
7. Keberadaan Ahli Syariah Sangat Menentukan Eksistensi Umat Islam
8. Tipu Daya Orientalis dan Sekuleris Sangat Efektif Bila Lemah di Bidang Syariah
9. Tanpa Ilmu Syariah Bisa Melahirkan Sikap Ekstrim Membabi Buta
10. Keharusan Ada Sebagian Dari Ummat Yang Mendalami Syariah
11. Masuk Islam Secara Kaaffah : Mustahil Tanpa Syariah
Penutup

BAB 2
Pengertian Fiqih
A. Pengertian Fiqih Islam
B. Definisi Fiqih
C. Obyek Pembahasan Fiqh
D. Sejarah dan Keistimewaan Fiqh
E. Beberapa Keistimewaan Fiqih Islam:
1. Sumber Fiqih adalah wahyu Allah.
2. Fiqih mencakup semua tuntutan kehidupan.
3. Fiqih memberikan konsep agama tentang halal haram.
4. Fiqih memiliki landasan kaidah yang paten dan fleksibel dalam penerapan.
5. Hukum-hukum fiqih tidak memberatkan.
6. Fiqih adalah khazanah Islam yang luas.
7. Fiqih selalu sesuai dengan perkembangan zaman.

BAB 3
Perkembangan Fiqh dan Madzhab
Fase-fase Perkembangan Fiqih
Sekilas tentang ahli fiqh (fuqaha) madzhab
1. Abu Hanifah.
2. Malik bin Anas bin Abi Amir Al Ashbahi (93 – 179 H)
3. Muhammad bin Idris Asy Syafi’i (150 – 204 H)
4. Ahmad bin Hanbal Asy Syaibani (164 – 241 H)

BAB 4
Madzhab-madzhab Selain Madzhab 4
1. Madzhab Dhahiri
2. Madzhab Syiah Az Zaidiyah.
3. Madzhab Syiah Imamiyah
4. Madzhab Ibadliyah

BAB 5
Sumber Hukum Dalam Fiqih
A.Sumber-sumber Pokok:
1. Al Quran
2. As Sunnah:
3. Ijma’
4. Qiyas
B. Sumber-sumber tabaiyah (turunan)
1. Masalih mursalah
2. Istidlal
3. Istishhab
4. Saddu Dzari’ah
5. Istihsan
6. ‘Urf
7. Syar’u man qoblana

BAB 6
Tingkatan Mujtahid Fiqih
1. Mujtahid Mustaqil
2. Mujtahid Muthlaq Ghairu Mustaqil
3. Mujtahid Muqayyad
4. Mujtahid Tarjih
5. Mujtahid Fatwa
6. Muqollid

BAB 7
Istilah-istilah Fiqih
A. Isthilah-isthilah hukum
Pertama : Yang berkaitan dengan mukallaf (hukum taklif)
Kedua : Yang berkaitan dengan pekerjaan itu sendiri
B. Isthilah-isthilah khusus yang berakaitan dengan hukum yang biasa digunakan oleh para ulama dlam menetapkan hukum syara’
C. Istilah-Istilah Yang Berkaitan Dengan Masalah-Masalah Fiqh
Pesan Imam Empat Dalam Masalah Lain-Lain

BAB 8
Istilah Fiqih Madzhab
A. Istilah dalam madzhab Hanafi
B. Istilah dalam Mazdhab Maliki
C. Istilah Madzhab Syafi’i
D. Istilah Madzhab Hanbali

BAB 9
Perbedaan Fuqaha
1. Perbedaan makna lafadl teks Arab.
2. Perbedaan riwayat.
3. Perbedaan sumber-sumber pengambilan hukum.
4. Perbedaan kaidah usul fiqh
5. Ijtihad dengan qiyas.
6. Pertentangan (kontradiksi) dan tarjih antar dalil-dalil.

BAB 10
Hukum Bermadzhab
A. Namun demikian tetap ada perbedaan ulama tentang apakah komitmen dengan satu madzhab tertentu dituntut (diharuskan)?
B. Apakah wajib bertanya kepada orang ahli ilmu yang lebih utama (lebih banyak ilmunya) atau sah baginya bertanya dengan ahli ilmu yang paling mudah baginya?

BAB 11
Beberapa Masalah Dalam Bermadzhab
A. Pendapat Yang Harus Diikuti
B. Memilih Hanya Pendapat Yang Paling Ringan
C. Kesimpulan:
D. Hukum Talfiq

&

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: