Orang Mukmin yang Suka Bermaksiat Dikeluarkan dari Neraka Dengan Perbedaan Waktu

20 Feb

Orang Mukmin yang Suka Bermaksiat Dikeluarkan dari Neraka Dengan Perbedaan Waktu
Neraka, Kengerian dan Siksaannya; Berita Akhirat; Mahir Ahmad Ash-Shufiy

Ketika Rasulullah saw. memohon dibukakan pintu surga, masuklah orang-orang yang beriman bersamanya. Masing-masing mendapatkan kedudukan sesuai dengan amalan mereka di dunia. Setelah semua orang beriman masuk, tinggallah orang-orang beriman yang suka bermaksiat. Mereka masuk ke dalam neraka, lalu dimulailah pemberian syafaat di antara mereka.

Rasulullah dan orang-orang mukmin meminta karunia-Nya agar Allah swt. mengizinkan mereka memberi syafaat kepada orang-orang yang mereka ketahui di dalam neraka. mereka masuk ke dalam neraka disebabkan kemaksiatan yang mereka kerjakan di dunia. Setelah pemberian syafaat itu selesai, Allah swt. memberikan rahmat kepada makhluk-Nya. Dia lebih mengetahui para hamba-Nya. Dia akan mengampuni dan memberi adzab kepada siapa saja yang Dia kehendaki.

Dari Abu Sa’id bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Penduduk neraka itu tidak mati dan tidak hidup. Manusia terkena adzab neraka karena dosa-dosa atau kesalahan-kesalahan mereka. api neraka membakar mereka hingga gosong. Setelah mereka menjadi arang, Allah mengizinkan mereka untuk diberi syafaat. Maka mereka datang berkelompok-kelompok, lalu diceburkan ke sungai-sungai surga. Kemudian dikatakan kepada penghuni surga, ‘Wahai penghuni surga, tuangkanlah air di atas mereka.’ Dengan demikian, tumbuhlah banyak tanaman di sepanjang aliran sungai surga.” (HR Muslim)

Dari Jabir bin Abdullah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh suatu kaum keluar dari neraka setelah dibakar di dalamnya [kecuali muka], lalu mereka masuk surga.” (HR Muslim)

Dari Imran bin Hushain ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Suatu kaum akan keluar dari neraka dengan syafaat Muhammad saw., lalu masuk surga. Mereka disebut sebagai jahnamiyyiin.” (HR Bukhari)

Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Suatu kaum akan keluar dari neraka setelah dihanguskan di dalamnya, lalu mereka masuk surga. Penghuni surga menamakan mereka dengan jahannamiyyin.” (HR Bukhari)

Penghuni surga menamakan mereka dengan jahannamiyyin karena mereka keluar dari neraka setelah sekian lama berada di dalamnya sehingga mempunyai tanda tersendiri. Oleh karena itu, penghuni surga menamakan mereka demikian. Penghuni surgalah yang menyiram mereka dengan air yang bersasal dari sungai-sungai di surga ketika mereka baru saja keluar dari neraka.

Dari Jabir bin Abdullah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Kemudian diizinkanlah pemberian syafaat. Maka mereka memberi syafaat dan keluarlah orang yang mengatakan, ‘Tidak ada Tuhan selain Allah.’ Di dalam hati orang itu masih ada kebaikan walaupun sebesar biji gandum. Oleh karena itu, ia tidak kekal di neraka. kemudian penghuni surga menyirami mereka dengan air dari surga hingga tumbuhlah tanaman di sepanjang aliran sungai itu dan lenyaplah panasnya. Lalu ia bertanya hingga dijadikan baginya satu dunia dengan sepuluh kali lipat yang serupa dengan dunia itu [maksudnya, satu kebaikan diganjar dengan sepuluh kali lipatnya].” (HR Muslim)

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Jika Allah telah longgar setelah menetapkan hukuman di antara hamba-Nya, Dia memberi rahmat kepada para hamba-Nya [yang masuk neraka] yang dikehendaki-Nya. Lalu Dia memerintahkan kepada para malaikat untuk mengeluarkan mereka dari neraka, yaitu orang-orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun. Begitu juga dengan orang yang dikasihani Allah dan yang berkata, ‘Tidak ada Tuhan selain Allah.’ Para malaikat mengetahui mereka telah berada di neraka. Hal itu diketahuinya dari bekas sujudnya. Api neraka membakar manusia kecuali bekas sujudnya. Allah mengharamkan apinya membakar bekas sujudnya. Maka mereka keluar dari neraka setelah hangus di dalamnya, lalu disiramlah mereka dengan air kehidupan dan tumbuhlah mereka sebagaimana tanaman yang tumbuh di sepanjang aliran sungai surga.” (HR Muslim)

Telah disebutkan dalam beberapa hadits bahwa Allah swt. mengeluarkan orang-orang –yang di dalam hati mereka masih ada iman walaupun seberat dinar, setengah dinar, dan zarrah- dari neraka. Bahkan, Dia mengeluarkan suatu kaum yang tidak berbuat kebaikan sama sekali.

Dalam hadits yang diriwayatkan Sa’id al-Khudri bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah memasukan penghuni surga ke dalam surga dan memasukkan ke dalamnya siapa saja yang dikehendaki dengan rahmat-Nya. Allah juga memasukkan penghuni neraka ke dalam neraka, lalu berkata, ‘Lihatlah, barangsiapa yang kalian temukan di dalam hatinya masih ada iman walaupun seberat biji sawi, keluarkanlah dia dari neraka.’” (HR Muslim)

Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Akan keluar dari neraka siapa saja yang telah mengatakan: ‘Tidak ada tuhan selain Allah,’ sedangkan di dalam hatinya ada kebaikan walaupun seberat gandum. Akan keluar dari neraka siapa saja yang telah mengatakan ‘tidak ada tuhan selain Allah’, sedangkan di dalam hatinya ada kebaikan walaupun seberat jewawut. Dan akan keluar pula dari neraka siapa saja yang telah mengatakan ‘tidak ada tuhan selain Allah’, sedangkan di dalam hatinya ada kebaikan walaupun hanya seberat zarrah.” (HR Muslim)

&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: