Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-An’am ayat 156-157

20 Des

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-An’am (Binatang Ternak)
Surah Makkiyyah; surah ke 6: 165 ayat

tulisan arab alquran surat al an'am ayat 156-157“(Kami turunkan al-Qur’an itu) agar kamu (tidak) mengatakan: ‘Bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja sebelum kami, dan sesungguhnya kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca.’ (QS. 6:156) Atau agar kamu (tidak) mengatakan: ‘Sesungguhnya jikalau kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk dari mereka.’ Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata dari Rabb-mu, petunjuk dan rahmat. Maka siapakah yang lebih dhalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya? Kelak Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksaan yang buruk, disebabkan mereka selalu berpaling. (QS. 6:157)” (al-An’aam: 156-157)

Ibnu Jarir berkata, “Makna ayat ini adalah, kitab ini Kami turunkan agar kalian tidak mengatakan: innamaa unzilal kitaabu ‘alaa thaa-ifataini min qablinaa (“Bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja sebelum kami.”) Maksudnya, agar dengan demikian, alasan kalian tidak lagi berguna.

Firman Nya: ‘alaa thaa-ifataini min qablinaa (“Kepada dua golongan saja sebelum kami.”) ‘Ali bin Abi Thalhah mengatakan dari Ibnu `Abbas: “Dua golongan tersebut adalah Yahudi dan Nasrani.” Pendapat yang sama juga dikatakan oleh Mujahid, as-Suddi, Qatadah, dan selain mereka.

Wa in kunnaa ‘an diraasatiHim laghaafiliin (“Dan sesungguhnya kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca.”) Maksudnya, kami tidak memahami apa yang mereka katakan, karena mereka berkata bukan dengan bahasa kami, dan kami dalam keadaan lengah dan sibuk dari (memperhatikan) urusan mereka.

Au taquuluu lau annaa unzila ‘alainal kitaabu lakunnaa aHdaa minHum (“Atau agar kamu [tidak] mengatakan, ‘Sesungguhnya jika kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka.’”) Artinya, Kami patahkan alasan kalian untuk mengatakan, “Jika saja apa yang diturunkan kepada mereka itu diturunkan pula kepada kami, niscaya kami akan lebih mendapat petunjuk.”

Hal itu sama seperti firman-Nya yang artinya: “Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuat sumpah; sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat [yang lain].”) (QS. Faathir: 42). Demikian pula Allah berfirman dalam surat ini.

Fa qad jaa-akum bayyinatum mir rabbikum wa Hudaw wa rahmatun (“Sesungguhnya telah datang kepadamu keterangan yang nyata dari Rabbmu, petunjuk dan rahmat.”) maksudnya, Allah berfirman, telah datang kepada kalian dari lisan Muhammad saw, Nabi yang berasal dari Arab, kitab al-Qur’anul `Adhim yang di dalamnya terdapat keterangan halal dan haram, petunjuk bagi apa yang berada di dalam hati, dan rahmat bagi hamba-hamba-Nya yang mengikuti dan mengamalkan kandungannya.

Faman adhlamu mim man kadzdzaba bi aayaatillaaHi wa shadafa ‘anHaa (“Maka siapakah yang lebih dhalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling darinya?”) Yaitu, tidak memanfaatkan apa yang telah dibawa para Rasul-Nya, dan tidak mengikutinya, serta tidak meninggalkan yang lainnya, bahkan menghalangi orang-orang agar tidak mengikuti ayat-ayat Allah, atau dengan kata lain, memalingkan mereka darinya.

Demikian itulah pendapat yang dikemukakan oleh as-Suddi. Sedangkan Mujahid dan Qatadah mengatakan dari Ibnu `Abbas: wa shadafa ‘anHaa (“[Yaitu] berpaling darinya.”)

Sa yajzil ladziina yashdifuuna ‘an aayaatinaa suu-al ‘adzaabi bimaa kaanuu yashdifuun (“Kelak Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami
dengan siksaan yang buruk, disebabkan mereka selalu berpaling.”)

&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: